Sukses

Sepuluh Rahasia Hemat BBM

Liputan6.com, Washington: Pada masa sekarang fungsi kendaraan tak dapat dilepaskan dari kehidupan kita. Tentunya, peran bahan bakar sebagai "makanan" kendaraan juga sangat penting. Bahan bakar yang banyak dipakai, bahan bakar minyak (BBM), tidak akan ada selamanya, karena merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbarui. Sementara para pakar sedang berusaha mencari energi alternatif, kita hendaknya menghemat penggunaan BBM ini sedini mungkin. Berikut sepuluh tips menghemat bahan bakar versi MSN.com yang dapat diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

1. Mengemudi Dengan Santai
Mengubah cara Anda mengemudi adalah cara yang efektif mengurangi konsumsi bahan bakar mobil. Berdasarkan Environmental Protection Agency (EPA) di Washington, Amerika Serikat, berkendara dengan santai dan tidak ugal-ugalan akan menghemat 33 persen penggunaan bahan bakar di jalan luar kota dan lima persen di jalan dalam kota. Hentikan pula kebiasaan menderung-derungkan mesin kendaraan di lampu merah dan menghentak maju saat lampu hijau.

2. Jangan Berhenti Mendadak
Jangan menghentikan kendaraan secara mendadak. Sebisa mungkin kurangi menginjak pedal rem. "Ketika Anda menginjak rem, Anda sebenarnya membuang energi," ujar Manajer General Motors, Eric Kaufman. Perhatikan secara saksama jalanan di depan Anda dan berbelok perlahan di tiap tikungan.

3. Perhatikan Batas Kecepatan
Mobil atau truk yang melaju pada kecepatan 80 kilometer per jam lebih hemat 15 persen konsumsi bahan bakar ketimbang kendaraan bertipe sama namun berkecepatan 100 kilometer per jam. Meski penggunaan optimal bahan bakar pada tiap kendaraan berbeda-beda, bahan bakar biasanya berkurang lebih cepat pada kecepatan di atas 96 kilometer per jam.

4. Gunakan Alat Navigasi (Cruise Control)
Mungkin Anda tidak terlalu familiar dengan Cruise Control. Memang tidak banyak kendaraan, terutama di Indonesia yang memiliki alat canggih seperti ini. Namun, jika digunakan secara maksimal Cruise Control mampu menghemat penggunaan BBM. Alat ini memuluskan input pengendara, membantu mengawasi laju kendaraan, dan memberikan informasi mengenai semua hal di jalanan.

5. Hindari Membiarkan Mesin Menyala Terlalu Lama
Membiarkan mesin menyala lebih membuang bahan bakar ketimbang mematikan dan menyalakannya lagi. Jadi, ketika Anda terjebak dalam kemacetan panjang, matikan mesin kendaraan. Jangan biarkan BBM yang berharga itu lenyap tak berarti.

6. Matikan AC
Jika Anda hidup di kota yang lalu lintasnya tidak terlalu padat atau beriklim sejuk, kurangi penggunaan Air Conditioner. Pasalnya, AC adalah salah satu komponen kendaraan yang menyedot BBM. Anda dapat perhatikan sendiri BBM akan lebih banyak terpakai saat Anda berkeliling kota menyalakan AC ketimbang hanya membuka jendela.

7. Teknik Maju dan Meluncur
Ini adalah teknik favorit para pengemudi jarak jauh yang menganggap tiap liter bahan bakar adalah harta tak ternilai. Namun, teknik ini hanya dapat diterapkan pada kendaraan hibrida. Langkah pertama adalah memacu kendaraan hingga mencapai kecepatan sekitar 48kilometer-64 kilometer per jam. Lalu lepaskan pedal gas dan biarkan kendaraan meluncur begitu saja. Ketika kendaraan melambat menjadi 48 kilometer per jam, ulangi proses sebelumnya. Teknik ini mengurangi penggunaan BBM dengan meminimalisasi pembakaran mesin internal.

8. Rencanakan Perjalanan
Kombinasikan kegiatan Anda menjadi satu perjalanan daripada memacu kendaraan berulang kali dalam sehari. Parkirkan kendaraan Anda di satu tempat parkir dan berjalan menuju beberapa tujuan. Jangan membuang BBM Anda dengan parkir di banyak tempat dalam satu hari. Jika Anda bepergian jauh, penggunaan Global Positioning System (GPS) dianjurkan. Anda tentu tidak mau tersesat dan berputar-putar di wilayah asing yang tentunya membuang bahan bakar.

9. Rawat Kendaraan Anda Secara Rutin
Kendaraan yang terawat beroperasi dalam puncak efisiensi. Sebagai contoh, mesin tak terurus atau busi yang usang tidak akan mengoptimalkan penggunaan BBM. Pastikan filter udara dan filter bahan bakar tetap bersih. Jika perlu, ganti dengan yang baru. Sesuatu yang sederhana seperti ban pun memiliki kontribusi terkait bahan bakar. Menurut EPA, ban yang memiliki tekanan udara optimal akan menghemat enam persen penggunaan bahan bakar.

10. Singkirkan Barang-Barang Tak Penting
Bersihkan bagian interior kendaraan, kosongkan bagasi. Keluarkan berbagai barang tak penting yang hanya menambah berat kendaraan. Berdasarkan EPA, konsumsi bahan bakar bertambah boros dua persen pada tiap 50 kilogram barang di dalam kendaraan. Bemper tambahan, rak atap mobil, atau kargo tambahan adalah sejumlah barang yang juga menambah beban.(YUS)

    Artikel Selanjutnya
    Lebih Irit Mana, Mobil Listrik atau yang Konsumsi BBM?
    Artikel Selanjutnya
    Jokowi Pastikan Harga BBM Tak Naik