Sukses

Top 3: Penyimpanan Jas Hujan dan Skutik Baru Honda

Liputan6.com, Jakarta Banyak orang yang masih penasaran mengapa dilarang menyimpan jas hujan di balik jok. Itulah yang masih populer hingga hari ini.

Sementara ada juga yang ingin tahu tetang kisah Toyota ketika mencoba menjejakkan kakinya di Tanah Donald Trump. Berikut ringkasannya:

1. Jangan Taruh Jas Hujan di Balik Jok
Salah satu kebiasaan buruk pemilik sepeda motor adalah menyimpan jas hujan di balik jok, meski sebetulnya tak ada ruang untuk itu. Hal ini berlaku untuk sejumlah motor.

Posisi jas hujan di tempat ini justru menutupi saluran udara atau tutup tangki bensin. Hal ini juga dapat menyebabkan gangguan pada proses pembakaran. Efek lainnya juga menyebabkan jas hujan cepat kaku dan pada akhirnya rusak atau robek. Selengkapnya baca di sini.

2. 20 Tahun Merangkak, Toyota Akhirnya Takhlukkan Paman Sam
Toyota jatuh bangun membangun citra Corolla, terutama di Amerika Serikat.  Pada Oktober 1966, Toyota langsung mengekspor Corolla tipe pertama, E10 ke Amerika Serikat.

Toyota menyematkan mesin 1.100 cc  OHV (overhead valve engine) berdaya 60 Tk yang dikawinkan dengan transmisi 4 percepatan manual. Corolla E10 masih sangat sederhana dengan suspensi strut pegas MacPherson di bagian depan dan per daun di bagian belakang. Corolla edisi pertama dibanderol US$ 1700 atau sekira Rp 22,3 juta. Demikian data dari Edmunds.com. Selengkapnya baca di sini.

3. Honda Mau Tambah Skutik Baru Lagi?
Pada Indonesia Motorcycle Show 2016 (IMOS 2016) lalu PT Astra Honda Motor (AHM) menampilkan skutik Honda SH150i. Hasilnya, skutik bongsor ini cukup sukses membuat pengunjung penasaran.

Sepertinya Honda sengaja memajang SH150i untuk tes pasar. Lalu apakah nantinya skutik yang menggunakan basis mesin sama dengan PCX ini akan di pasarkan di dalam negeri? Selengkapnya baca di sini.