Sukses

Tes Jalan Lawan Honda HR-V dari Toyota untuk Pasar ASEAN

Liputan6.com, Jakarta - Toyota C-HR bersiap masuk ke pasar ASEAN. Ini diperkuat dari foto yang memperlihatkan pesaing Honda HR-V itu tengah diuji jalan di Thailand.

Sebagaimana terlihat pada foto, mobil dites dengan bodi yang tertutup kamuflase. Menurut Indianautosblog, Toyota C-HR akan meluncur ke salah satu negara di ASEAN pada pertengahan tahun ini.

Toyota C-HR -- singkatan dari Coupe High Rider -- merupakan model kedua yang dibangun menggunakan platform modular Toyota New Global Architecture (TNGA). Model yang pertama adalah new Prius.

Secara dimensi, Toyota C-HR punya panjang 4.360 mm, lebar 1.795 mm, dan tinggi 1.565 mm dengan wheelbase 2.640 mm.

Di pasar Eropa dan Jepang, Toyota C-HR tersedia dalam dua opsi mesin; 8NR-FTS 1,2 liter empat silinder dan 2ZR-FXE 1,8 liter dengan motor listrik (hibrida).

Mesin 1,2 liternya dikawinkan dengan transmisi manual 6-percepatan atau otomatis CVT. Sementara tipe 1,8 liter hibrida cuma memiliki transmisi CVT. Untuk pasar Eropa dan Jepang, Toyota C-HR disuplai dari pabrik mereka yang ada di Turki.

Nah, Toyota C-HR untuk pasar Indonesia, jenama Jepang itu kemungkinan bakal memanfaatkan mesin 1,5 liter dengan tipe 2NR-FE yang sebelumnya bersemayam pada Yaris, Sienta, dan Vios.

Vice President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono menuturkan soal kemungkinan produksi C-HR secara lokal.

"Semuanya mungkin. Tapi market-nya harus jelas, volumenya juga banyak. Kalau market bagus kami pasti bisa (produksi lokal)," jelas Warih saat berbincang dengan Liputan6.com.

Pasar

Sport utility vehicle (SUV) jadi segmen yang mengalami pertumbuhan tahun ini. Dibandingkan data 2015, penjualan gabungan LSUV dan SUV tumbuh 48 persen menjadi 189.944 unit.

Sebagai perbandingan segmen LMPV yang saat ini masih menjadi tulang punggung pasar otomotif nasional hanya tumbuh 6 persen.

Langkah Honda yang memiliki HR-V 1,8 dan 1,5 -- yang sebelumnya telah memiliki CR-V-- berhasil mengantarkan mereka menguasai segmen SUV. Sepanjang tahun lalu, mereka mendistribusikan 90.850 unit dengan penguasaan pasar 48 persen.

Toyota tentu tak mau tinggal diam, Toyota C-HR diharapkan bisa mengimbangi HR-V di pasaran. Lalu, kapan C-HR benar-benar hadir di Indonesia? 

 

 

 

 

Artikel Selanjutnya
Ekspor Indonesia Kalah dari Thailand, Ini Faktor Penyebabnya
Artikel Selanjutnya
Top3 Berita Hari Ini: Toyota Vios Bermuka Dua dan Merek Terlaris