Sukses

Cari Mobil Mewah, Pemain Premier League Andalkan Pria Ini

Liputan6.com, Bournemouth - Menjadi pemain sepak bola di Eropa, apalagi di liga kelas atas seperti Premier League, menjanjikan uang yang sangat besar. Tentu, uang tersebut bisa dipakai untuk apapun, termasuk membeli mobil-mobil mewah.

Merek-merek seperti Aston Martin, Lamborghini, Ferrari, dan Porsche, adalah segelintir merek mahal yang dapat dengan mudah dibeli oleh mereka.

Dalam hal ini, ternyata ada satu nama yang patut diketengahkan: Richard Clark. Siapa dia? Apa pekerjaannya? Dan apa persisnya hubungan orang ini dengan bintang-bintang Premier League, serta mobil-mobil mewah?

Laman bournemouthecho.co.uk pada Agustus tahun lalu pernah mengulas kisahnya. Ia, melalui perusahaannya, adalah pengusaha mobil yang kerap mensuplai mobil mewah untuk tim-tim Premier League, bahkan beberapa pemain berkelas internasional.

Kiprah Clark dimulai ketika Jamie Redknapp, mantan pemain sepak bola asal Inggris yang malang melintang di beberapa klub, dari mulai Liverpool hingga Southampton, memintanya mencarikan mobil, sekira 11 tahun lalu.

Saat itu ia sadar bahwa usaha ini cukup punya prospek. Akhirnya, ia memutuskan mendirikan sebuah showroom mobil yang diberi nama Premier Sports Solutions (PSS).

Reputasi PSS melejit cepat karena satu kunci: menciptakan reputasi besar. "Kami telah membangun reputasi yang sempurna dengan klien kami selama bertahun-tahun," ujar Clark. "Ini membuat kami tetap berada dalam bisnis, juga jadi penguasa pasar dalam industri penjualan mobil sepak bola," tambahnya.

"Itu artinya," tambah Clark, "memberikan semua konsumen - apakah mereka bermain untuk Manchester United atau Walsall - apapun yang mereka minta."

Tercatat, daftar pelanggan PSS di antaranya adalah Ashley Young, Gareth Barry, dan Jack Wilshere. Termasuk di dalamnya Wes Morgan dan Demarai Grey, yang merupakan tulang punggung juara Premier League tahun lalu, Leicester City.

PSS sejauh ini ada di dua tempat, Wallisdown Road dan Holdenhurst Road. Clark menambahkan, bisnisnya akan terus naik. Pasalnya, banyak pemain bola merekomendasikan PSS kepada temannya, atau marketing dari mulut-ke-mulut.

"Kami mendapati sebagian besar dari bisnis kami melalui mulut ke mulut, sehingga sangat penting bahwa setiap pelanggan bahagia. Dengan cara itu mereka terus datang kembali dan memberitahu kepada teman-teman mereka," tutup Clark.

Artikel Selanjutnya
Matic ke MU, Legenda Chelsea: Transfer Terburuk Sepanjang Masa
Artikel Selanjutnya
Ferdinand Yakin MU Juara Liga Inggris Musim Ini