Sukses

Teknologi Pengereman Otomatis Sepeda Motor Honda, Kapan?

Liputan6.com, California - Honda sedang mengembangkan teknologi pengereman otomatis untuk sepeda motor. Hal ini diketahui melalui aplikasi paten baru yang diterbitkan oleh U.S. Patent and Trademark Office, baru-baru ini.

Teknologi yang sama sebetulnya telah dimiliki Honda untuk kendaraan roda empat, dengan nama Collision Mitigation Braking System. Teknologi ini bahkan telah diinstalasi pada beberapa mobil baru model 2017.

Melalui teknologi ini, rem akan aktif secara otomatis saat mendeteksi adanya kemungkinan tabrakan frontal. Pada mobil, teknologi ini menggunakan radar gelombang milimeter dan kamera monokular.

Teknologi pengereman otomatis pada sepeda motor juga mirip-mirip seperti itu. Namun, Honda berusaha agar sistem ini justru tidak membuat repot bikers. Sebab, pengereman yang tidak dipersiapkan justru akan membahayakan keselamatan pengendara motor.

Karenanya, mereka membuat sistem pengereman otomatis yang akan terasa alami. Caranya, jika ada potensi kecelakaan dan pengendara sudah mengerem, maka sistem akan menambahkan tekanan di rem depan dan belakang.

Jika pengendara motor tidak sempat mengerem, sistem ini akan otomatis mengaktifkan rem belakang. Rem depan juga akan aktif dengan melihat potensi tabrakan. Sistem pengereman otomatis akan mati setelah sepeda motor berhenti sama sekali.

Apakah teknologi ini akan masuk dapur produksi? Sangat mungkin, namun tidak dapat dipastikan kapan persisnya.

Artikel Selanjutnya
Motor Roda Tiga Listrik, Cocok buat Emak-Emak Keliling Komplek
Artikel Selanjutnya
Mobil Listrik Nissan e-Power Masih Punya Emisi Gas Buang