Sukses

Kalau Punya Ini, Ducati Pede Asapi Honda dan Yamaha

Liputan6.com, Victoria - Jorge Lorenzo, pembalap yang baru bergabung dengan tim Ducati, mengatakan bahwa Desmosedici GP17 sangat mungkin mengalahkan kuda besi milik Repsol Honda dan Movistar Yamaha, seandainya masih punya winglet (sayap).

"Jika kami punya sayap, lalu Yamaha dan Honda tidak membuat langkah maju, kami bisa saja menang di Qatar (seri pembuka MotoGP 2017)," ujarnya, dalam wawancara dengan bikesportnews.com, dikutip Sabtu (25/2/2017).

Menurutnya, winglet atau perangkat yang dipasang pada fairing depan demi memperkuat downforce selama ini merupakan kelebihan Ducati. Bahkan mereka merupakan pelopor penggunaan winglet. Sayang, perangkat ini resmi dilarang musim ini.

Tanpa winglet, Lorenzo justru mengaku belum siap bertarung dengan rival utama. Sementara kompetitor telah mengambil langkah maju dengan memodifikasi fairing sedemikian rupa jadi menyerupai winglet.

"Tapi saya pikir akan melakukan hal yang lebih baik dari apa yang kami lakukan saat tes pramusim," ujarnya.

Pembalap 29 tahun ini mengatakan, Desmosedici GP17 harus terus ditingkatkan kemampuannya. Pasalnya sejauh ini masih ada kekurangan dari berbagai aspek.

"Kami masih bekerja untuk membuat motor yang lebih komplit, karena kami belum kompetitif di semua trek. Sekarang kami tahu apa yang akan kami lakukan. Kami perlu membuat motor berputar lebih cepat di tengah sudut," tambahnya.

Di Sepang, Malaysia, misalnya, Lorenzo mengaku tidak terlalu kesulitan. Namun di Philip Island, kehilangan winglet begitu terasa, terutama karena kencangnya angin. Saat itu ban depan motornya sempat terangkat.

"Winglet sebenarnya keuntungan terbesar yang dipunya Ducati, dan dengan aturan baru ini kami kehilangan salah satu keuntungan yang kami miliki," tambahnya.

Artikel Selanjutnya
Suara Mesin Mobil Banyak yang Palsu?
Artikel Selanjutnya
Jangan Bandingkan Vespa Listrik dengan Gesits atau Viar Q1