Sukses

Mobil Koleksi Raja Salman dan Pemimpin Besar Dunia Lainnya

Liputan6.com, Jakarta Selain Mercedes-Maybach S600 Pullman Guard, tentu Raja Salman masih punya segudang mobil di garasinya. Bahkan ternyata bukan mobil baru saja. Mobil klasik pun masuk dalam daftar propertinya.

Termasuk sebuah truk klasik yang didapat Raja Salman dari seorang kolektor mobil klasik. Adalah Abdul Rahman Al-Abri, sang pemberi truk klasik itu. Abri adalah pemilik museum mobil klasik, yang koleksinya mencapai lebih dari 100 unit. Banyak dari koleksinya dibuat sebelum 1946.

Truk ini telah dimiliknya selama 22 tahun lebih. Truk yang terhitung langka membuatnya bahkan harus memesan suku cadang langsung dari Amerika. Sebelum diberi kepada Salman, truk itu telah diperbaiki dan digunakan dalam beberapa festival.

Abri mengaku saat itu Salman menerimanya dengan suka cita. Salman bahkan memberi nama khusus kepada truk oranye itu.

"Saya memberi truk sebagai hadiah untuk sang raja ketika ia menjadi gubernur Riyadh pada 2006. Ia bilang namanya (truk ini) adalah Dasman," ujar Abri.

Lantas bagaimana nasib truk setelah Salman jadi raja sejak 2015 lalu? Menurut Abri, truk itu ternyata masih ada di kawasan istana. Hal ini diketahuinya setelah berkunjung ke tempat itu. "Saat saya masuk, saya melihat Dasman, di depan istana [Raja Salman](Lantas bagaimana nasib truk setelah Salman jadi raja sejak 2015 lalu? Menurut Abri, truk itu ternyata masih ada di kawasan istana. Hal ini diketahuinya setelah berkunjung ke tempat itu. "Saat saya masuk, saya melihat Dasman, di depan istana Raja Salman," ujarnya. "")," ujarnya.

Masih banyak certia tentang tokoh besar internasional yang menarik untuk disimak. Selain eksklusif, di masa sekarang mobil-mobil pemimpin dunia itu juga harus memenuhi standar keamanan kelas atas. Di zaman dulu, standar keamanan mobil dinas kepala negara tak begitu baik. Chrysler Imperial milik presiden pertama Indonesia misalnya, spakbor kirinya rusak dan kaca belakang pecah pasca peristiwa percobaan pembunuhan yang dikenal dengan Peristiwa Cikini, 30 November 1957.

Di bawah ini, kami ulas beberapa mobil dari pimpinan-pimpinan kharismatik di seluruh dunia. Bukan hanya di masa sekarang, tapi juga pimpinan-pimpinan terdahulu.

1 dari 3 halaman

Soekarno dan Chrysler Imperial

Telah disebutkan sebelumnya, mobil inilah yang menjadi saksi bisu bagaimana Presiden Pertama kita coba dibunuh menggunakan granat tangan. Dari sekian banyak mobil dinasnya yang lain, belum pernah ada yang kisahnya sama dengan Imperial.

Mobil ini pertama kali diperkenalkan pada 1926. Saat itu, Imperial memang merupakan salah satu versi tertinggi dari lineup Chrysler.

Chrysler Imperial memiliki kapasitas mesin 5.300 cc dengan transmisi manual 3 percepatan. Mesin tersebut semburkan tenaga sekira 130 Tk.

Fidel Castro dan Land Rover

Soekarno dan Fidel Castro, pemimpin Kuba sejak 1959, punya banyak kesamaan, bahkan kedekatan. Buktinya, lebih dari 10 tahun yang lalu, Kuba pernah menerbitkan perangko khusus bergambar Soekarno sebagai bentuk penghormatan.

Bicara soal mobil, sebetulnya banyak yang bisa diidentikkan dengan Castro. Begitu banyak mobil yang pernah punya "cerita" dengannya. Mobil pertamanya adalah Ford. Namun ia juga pernah punya Chevrolet, juga Buick tahun 1952.

Namun, menurut laman driving.ca, mobil yang cukup berkesan bagi Castro adalah Land Rover. Mobil ini digunakannya dalam tahun terakhir gerilya, tahun 1958. Beberapa dampak perang seperti lubang karena peluru masih bisa dilihat. Mobil biru ini masih tersimpan apik di Musuem of the Revolution, Havana.

John F. Kennedy dan Lincoln Continental

Beda dengan Soekarno yang selamat dari percobaan pembunuhan, Presiden ke-35 Amerika Serikat (AS), John F. Kennedy (JFK), tewas tertembak pada 22 November 1963 di Dallas, Texas. Saat itu ia sedang menggunakan Lincoln Continental beratap terbuka.

Mobil ini dibangun dengan beberapa fitur khusus, di antaranya adalah kursi hidrolik yang bisa dinaikkan untuk mengangkat presiden, pemanas dan pendingin udara serta lampu indikator saat pintu terbuka. Namun memang atap yang terbuka jadi celah yang sangat fatal. Peluru dapat dengan mudah menembus tubuh sang presiden.

Pasca tragedi penembakan tersebut, mobil ini sebetulnya masih sesekali digunakan oleh presiden lain seperti Lyndon Johnson, Richard Nixon, Gerald Ford, dan Jimmy Carter. Setelah itu, Kennedy Presidental Limo akhirnya dipensiunkan tahun 1977 dan saat ini dipamerkan untuk publik di Ford Museum Henry di Dearborn, Michigan.

2 dari 3 halaman

Mao Zedong dan Hongqi L5

Tiongkok saat ini dikenal sebagai negara yang punya banyak merek otomotif lokal. Dan menariknya, ini ternyata sudah ada sejak dulu. Terbukti, saat masih dipimpin Mao Zedong, merek lokal sudah jadi kendaraan pejabat negara.

Lebih spesifik, model yang dimaksud adalah Hongqi L5, bermesin V8 5,6 liter yang tenaganya mencapai 215 Tk. Hongqi sendiri adalah merek otomotif tertua di Tiongkok. Mobil ini hanya dibuat 847 unit saja, antara tahun 1966 sampai 1981.

Mantan perancang interior China FAW, Jia Yanliang, sebagaimana dikutip dari WSJ, mengatakan bahwa Mao Zedong sangat menyukai Hongqi L5 berwarna cokelat. Beberapa pejabat negara lain punya warna favoritnya masing-masing.

Justin Trudeau dan Mercedes-Benz 300SL

Lebih kontemporer, kita akan menemui Justin Trudeau, Perdana Menteri Kanada ke-23. Ia cukup populer dibicarakan publik akhir-akhir ini karena aksi-aksinya. Ia misalnya, pernah menyambut para imigran dengan tangan terbuka. Trudeau juga mengaku sebagai feminis. Ditambah, kepala pemerintahan ini masih cukup muda dan tampan.

Yang menarik, meski baru 45 tahun, mobil Trudeau justru merupakan mobil ikonik, Mercedes-Benz 300SL. Mobil ini adalah warisan dari sang ayah, Pierre Trudeau. Beberapa hari lalu, laman National Post melansir foto Trudeau saat duduk di atas kap mobil.

Mercedes-Benz 300SL diperkenalkan pada 1954, sebagai coupe dua kursi dengan pintu gull-wing. Pada 1957 sampai 1863, mobil ini berubah jadi roadster beratap terbuka. Saat itu mobil ini adalah mobil dengan produksi paling cepat di dunia.

Artikel Selanjutnya
Lamborghini Pakai Zodiak untuk Logo Mobilnya
Artikel Selanjutnya
Mitos Logo BMW