Sukses

3 Part Wajib Ganti Selepas Beli Mobil Bekas, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta - Membeli mobil bekas bukanlah hal tak mungkin. Namun cara ini menjadi alternatif bagi mereka dengan budget terbatas.

Namun demikian, untuk membeli mobil bekas disarankan harus mempunyai beberapa trik tersendiri agar tidak tertipu atau mendapatkan mobil yang sudah terlalu ‘capek’.

Kendati demikian, jika memang telah membeli mobil bekas, dipastikan akan sedikit mengeluarkan biaya tambahan untuk merestorasi beberapa bagian yang harus diganti.

Menurut Service Manager Plaza Toyota, Parman Suanda, beberapa hal yang harus diperhatikan usai membeli mobil bekas biasanya pengecekan bagian safety item dan komponen vital lainnya.

“Bagian itu seperti rem dan kanvasnya, periksa kondisi mesin, oli mesin dan juga kaki-kaki,” ungkap Parman kepada Liputan6.com di bengkel bengkel Plaza Toyota Cabang Pemuda, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (8/3/2017). Begitu juga dengan oli transmisi.

Setelah dilakukan pemeriksaan pada beberapa bagian tersebut jangan menunggu terjadi masalah baru dilakukan penggantian.

Sebagai catatan, safety item tersebut bisa saja diganti, karena usia mobil memang cukup lama. Sebaliknya, jika mobil tersebut tergolong rajin dirawat oleh pemilik pertama seca berkala di bengkel resmi, tentunya penggatian bisa lebih minim.

Artikel Selanjutnya
TAU, Perusahaan Jepang Spesialis Mobil Rusak
Artikel Selanjutnya
Beli Mobil Rp 3 Miliar, Verrell Bramasta Janji Bayar Pajak