Sukses

Beda Nasib Hyundai i10 di Dua Negara

Liputan6.com, Mumbai - Hyundai i10 memang telah dihentikan penjualannya di Indonesia sejak akhir 2012 lalu. Alasannya karena penjualannya kurang maksimal. Saat itu jumlah pengiriman ke konsumen berkisar di angka 500-600 unit.

Selang lima tahun, i10 kembali gugur di India. Bedanya soal alasan. Sementara di Indonesia karena kurang laku, di India ini adalah bagian dari kebijakan mereka untuk menyediakan tempat lebih banyak bagi model premium dan modern.

"Kami telah berhenti merakit model ini," tulis pernyataan resmi Hyundai Motor India Ltd (HMIL), dikutip dari India Today, Senin (12/3/2017).

Sampai saat ini, Hyundai berhasil memproduksi hampir 1,7 juta unit i10 baik di India atau untuk pasar global. Di India, inilah model yang membuat mereka bisa menjadi salah satu pabrikan yang diperhitungkan. Mereka berhasil bertengger di posisi kedua.

Sebetulnya, pengganti i10 telah dijual sebelum i10-nya sendiri dihentikan. Model itu adalah Grand i10. Hal yang sama juga telah dilakukan Hyundai Indonesia. Namun di India dua model ini sempat dijual bersamaan, termasuk untuk konsumen perusahaan.

Pabrikan asal Korea Selatan itu mengatakan bahwa setelah menghentikan i10, mereka akan memperkenalkan delapan model baru sampai 2020 nanti. Tiga di antaranya adalah model yang benar-benar baru. Sisanya adalah model penyegaran dari yang sudah ada.

Dari model-model ini kemungkinan ada yang bermesin hybrid. Akan ada pula model bermesin mild-hybrid seperti Suzuki Ertiga Diesel. Rencana ini berkaitan dengan regulasi emisi yang semakin ketat di Anak Benua itu.

Artikel Selanjutnya
Calon Pembunuh Toyota Innova Mulai Pemanasan di Jakarta
Artikel Selanjutnya
Indonesia Rajai Pasar Otomotif ASEAN