Sukses

Asal Usul Ciri Khas Hijau Motor Kawasaki

Liputan6.com, Jakarta - Kawasaki adalah pabrikan sepeda motor asal Jepang yang begitu identik dengan warna hijau, seperti Yamaha dengan warna birunya. Hampir semua model yang dijajakan tersedia dalam varian warna itu.

Lime green. Demikian Kawasaki menamakan warna yang begitu identik dengannya itu. Pertanyaannya, kenapa dari sekian banyak warna, mereka memilih hijau?

Asal usul ciri khas warna hijau ternyata tidak terinspirasi dari apa yang terjadi di Jepang sebagai negara asal Kawasaki. Warna hijau jadi ciri khas justru karena apa yang terjadi di Amerika Serikat (AS), pada 1968 silam.

Menurut laman kawasaki-cp.khi.co.jp, dikutip Sabtu (18/302017), di tahun itu Kawasaki meluncurkan sepeda motor balap bernama A1R, dengan warna hijau. Ada dua hal yang aneh dengan peluncurkan model tersebut.

Pertama, warna hijau, di AS, identik dengan kesialan. Kedua, saat itu tren motor sport masih sangat minim. Dengan kata lain, tidak ada pasarnya.

Namun menurut sumber, kedua hal tersebut memang terencana. Motivasi mereka adalah untuk mendobrak adat. "Kawasaki mengumumkan kepada dunia bahwa pemikiran konvensional tidak akan menjadi penghalang untuk mengejar tantangan baru," tulis laman tersebut.

Ada lagi jawaban yang lebih konkret. Laman accelerate.presspublisher.us mengatakan bahwa warna hijau memang sengaja dipilih Kawasaki untuk membedakan diri dengan merek lain. Kala itu pasar roda dua AS memang tengah "banjir" dengan 30an merek.

"Ini unik, khas, dan menonjol di setiap tempat trek balap. (Warna ini) tidak akan membuat bingung karena tidak pernah terlihat sebelumnya. Ini menciptakan warna eksklusif Kawasaki yang tidak akan tertukar dengan yang lain," ujar Molly Sanders, ahli cat yang berada di balik warna hijau terang itu.

Warna hijau awalnya hanya diterapkan pada motor-motor balap saja. Namun kebijakan internal pada 1982 mengubah itu. KZ1000R jadi model massal pertama yang pakai warna lime green. "Virus hijau" ini kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Artikel Selanjutnya
Kisah Emak-Emak di Balik Logo Ferrari
Artikel Selanjutnya
Sepeda Motor Populer di Indonesia, Namanya Berbeda di Luar Negeri