Sukses

Top3: Menghindari Pajak Progresif dan Simulasi Kredit Mobil Murah

Liputan6.com, Jakarta Buat pemilik kendaraan sejenis yang jumlahnya lebih dari satu, pajak progresif tak bisa dihindari. Namun kadang jadi tidak fair bila kita tinggal di alamat yang sama dengan orang tua dan pajak progresif berlaku pada kita. Padahal kendaraan itu dibeli sendiri bukan pemberian orang tua. Ternyata pajak progresif itu tidak mutlak berlaku untuk kendaraan yang beralamat sama. Ada syarat dan kondisi berlaku. Itulah berita populer kali ini, dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Cara Tak Kena Pajak Progresif Kendaraan Meski Sama Alamat Rumah
Dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2015 Pasal 7 ayat (1a), disebutkan bahwa tarif pajak kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1), didasarkan atas nama dan/atau alamat yang sama. Jika dalam satu alamat/nama lebih dari satu mobil atau motor, maka dikenakan pajak progresif.

Meski sudah cukup jelas, namun aturan ini masih cukup membingungkan sebagian orang. Misalnya, apakah kalau kasusnya sudah menikah dan punya Kartu Keluarga (KK) yang beda dengan orangtua, tapi masih menggunakan alamat yang sama, tetap dikenakan pajak progresif untuk kendaraan yang dimiliki? Selengkapnya baca di sini.

2. Bodi Motor Bergetar dan Bunyi, Ini Penyebabnya

Tampilan sepeda motor memang lebih menarik jika menggunakan bodi. Tak heran, pabrikan sepeda motor selalu konsen akan ubahan pada bagian bodi untuk motor model terbaru.

Bodi sepeda motor juga berfungsi sebagai pelindung jeroan, mulai dari rangka, mesin, hingga sistem kelistrikan. Selengkapnya baca di sini.

3. Simulasi Kredit Mobil Murah di Bawah Rp 100 Juta

Kredit adalah skema pembayaran yang lebih banyak digemari masyarakat Indonesia dalam memperoleh banyak hal, termasuk untuk membeli mobil. Kredit dirasa lebih meringankan ketimbang membeli secara tunai.

Uang awal atau down payment (DP) yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Ini cocok untuk mereka yang belum punya uang namun ingin beli mobil. Keuntungan lainnya adalah soal asuransi, yang biasanya mengikat sampai cicilan selesai. Selengkapnya baca di sini.

Artikel Selanjutnya
8 September, Tarif Baru Jagorawi Lebih Murah
Artikel Selanjutnya
Ditjen Pajak: Banyak Pelaku Bisnis Online yang Tak Bayar Pajak