Sukses

Mudahnya Pasang Charger Ponsel Seperti di Honda Scoopy

Liputan6.com, Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memperkenalkan All New Honda Scoopy di Jakarta, Rabu (29/3) kemarin. Skutik yang diperkenalkan dengan delapan varian ini dibanderol dengan harga Rp 17,8 juta on the road Jakarta.

Salah satu fitur baru yang terdapat pada motor ini adalah power charger yang terletak di dalam konsol boks. Melalui power charger ini, pengendara bisa tetap melakukan isi ulang baterai. Tentu ini sangat bermanfaat, terutama saat perjalanan jauh.

Menariknya, power charger ini sebetulnya bisa dipasang sendiri, meski bawaan pabrikan tidak menyediakannya. Kita yang hidup di kota besar seperti Jakarta, mungkin kerap melihat motor-motor ojek online dilengkapi perangkat ini.

Sudah banyak pihak yang menyediakan perangkat charger ponsel. Soal harga cukup beragam. Namun berdasarkan pantauan di beberapa situs jual beli online, charger ponsel motor ada yang dihargai Rp 40 ribu saja, tapi ada pula yang Rp 80 ribu.

Umumnya ada dua cara memasang soket USB charger. Pertama langsung sambung kabel ke aki, lalu kedua sambung kabel charger lewat kabel kontak. Di sini charger akan menyala jika kunci kontak di posisi on. Biasanya saat membeli ada instruksi pemakaiannya.

Namun umumnya, beberapa hal yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

-Hubungkan alat charger ke aki motor
-Pastikan kabel positif dihubungkan dengan kutup positif aki
-Sebaliknya, kutub negatif kabel dihubungkan pada kutup negatif aki
-Pasang saklar dengan holder yang sudah satu paket dengan alat yang dibeli. Pasang di area yang Anda ingin, umumnya di stang motor
-Tekan saklar ke posisi On dan hubungkan kabel USB pada ponsel.

Perlu diperhatikan, penambahan perangkat ini mungkin bisa menghapus garansi. Terhapusnya garansi tergantung bagian mana yang diubah. Misalnya, jika listrik berasal dari jalur kunci kontak, maka bagian itulah yang tidak bisa diklaim lagi.

Artikel Selanjutnya
Isi Ulang Baterai Motor Listrik Zero Kini Bisa Cepat
Artikel Selanjutnya
Fitur Navigasi Kini Menempel di Sarung Tangan