Sukses

Beberapa Penyebab AC Mobil Jadi Tak Dingin

Liputan6.com, Jakarta - Penggunaan Air Conditoning (AC) atau pendingin udara memang sangat diperlukan pada setiap mobil. Pasalnya, cuaca yang tak menentu membuat penumpang di dalam mobil bisa merasa kegerahan.

Sebaliknya, meski musim hujan, penggunaan AC tetap diperlukan mengingat kabin bisa menghasilkan embun, yang kemudian menempel pada bagian kaca. Hal ini sangat berbahaya, karena pandangan keluar jadi terbatas.

Di luar fungsi AC berdasarkan kondisi cuaca, Kepala Bengkel Rotary Bintaro, Kelvin Ong, menyatakan jika tak rajin melakukan perawatan, AC bisa mengalami masalah. Salah satunya, kabin mobil terasa kurang atau tidak lagi dingin.

“Sebab idealnya kabin mobil dingin karena AC itu antara 5-8 derajat celcius jika di ukur dengan termo di kisi-kisi,” ucap Kelvin, Kamis (13/4).

Menurut Kelvin, setidaknya ada beberapa faktor yang menyebabkan AC mobil tidak dingin. Pertama, karena Freon kurang atau habis. Jika tidak ada kebocoran maka freon itu tidak akan pernah bisa kurang atau habis.

Kedua, karena kondensor dan radiator kotor. Ketiga, Motor Fan lemah, mati atau meleleh.

Keempat, ada juga karena magnetic clutch yang mati atau terbakar. Magnetic clutch jika mati bisa menyebabkan armature asembly tidak terhubung dengan puli kompressor AC yang berputar dengan mesin.

Kelima, tekanan Freon Over Heat. Tekanan pada system AC berlebihan akan menyebabkan Condensor jadi Over Heat sehingga membuat kompresor jadi kepanasan, sehingga secara otomatis kinerja AC akan menurun.

Penyebab AC tak lagi dingin yang keenam, yaitu kelebihan oli compressor. Ketujuh, kompressor aus atau jebol

Kedelapan, Thermistor atau Termostart bermasalah. Thermistor cooler merupakan peraba suhu di dalam rumah evaporator yang berfungsi untuk membaca perubahan temperatur kemudian di teruskan ke amplifier untuk mengatur waktu cut off dari kompressor.

Kesembilan, Evaporator kotor. Dan ke-10, saluran Air Box Evap tersumbat. Jika tersumbat pada saluran buang air kondensasi, maka box evap akan penuh dengan air, lalu berembun dan air akan menetes di bawah dashboard membasahi karpet mobil.

Dengan air kondensasi memenuhi rumah evaporator mengakibatkan aliran udara dari blower terhambat.

Artikel Selanjutnya
Kebiasaan Buruk Seperti Ini yang Bikin Mobil Cepat Rusak
Artikel Selanjutnya
Solusi Otomotif: Lumasi Rantai Motor dengan Oli Bekas, Bolehkah?