Sukses

Top 3: Menghilangnya Koenigsegg di IIMS dan Matik Mati Mendadak

Liputan6.com, Jakarta - Kabar mengenai menghilangnya Koenigsegg CCX di panggung IIMS 2017 membuat penasaran pembaca Liputan6.com.

Tidak cuma itu, beberapa artikel lain juga menjadi sorotan, seperti kabar baik bagi pembeli Yamaha XMax yang unitnya segera dikirim Yamaha Indonesia dan juga motor matik yang sering mati mendadak.

Berikut ulasan artikel yang terangkum dalam Top 3 berita hari ini:

1. Hypercar Seharga Rp 64 Miliar 'Hilang' dari Panggung IIMS 2017

Koenigsegg CCX, hypercar asal Swedia menjadi mobil yang paling menyedot perhatian di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Mobil yang memiliki desain eksotis itu banyak diburu pengunjung walau hanya untuk sekedar selfie.‎

Namun demikian, hypercar yang harganya mencapai Rp 64 miliar‎ tersebut, dua hari jelang penutupan IIMS 2017 tak terlihat lagi wujudnya di booth Prestige Image Motorcars.

Selengkapnya baca di sini

2. Yamaha XMax Akhirnya Sampai ke Tangan Konsumen

Setelah menanti cukup lama, pembeli Yamaha XMax bisa bernafas lega. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mulai mendistribusikan skutik gambot yang dipesan konsumen sejak akhir tahun lalu.

Bertempat di gelaran Indonesia International Motor Show 2017 (IIMS 2017), Yamaha secara simbolis menyerahkan "kunci" ke pembeli perdana Yamaha XMax. Diketahui, pembeli pertama XMax ini telah melakukan order saat ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) yang berlangsung November 2016.

Selengkapnya baca di sini

3. Motor Matik Sering Mati Mendadak, Periksa Bagian Ini

Sepeda motor jenis skuter matik kini semakin menjamur di Tanah Air. Berbagai pabrikan otomotif di Indonesia berlomba menghadirkan motor yang pengoperasiannya hanya gas dan rem tersebut.

Kendati sangat mudah dikendarai, ada masalah yang kerap dihadapi para pemilik skutik, yaitu mati mendadak.

Selengkapnya baca di sini

Artikel Selanjutnya
Top3: Empat Warna Suzuki Jimny dan XMax 250 Bikin Ketagihan
Artikel Selanjutnya
Top3 Berita Hari Ini: Warna Suzuki Jimny Baru dan Polisi Sadis