Sukses

Kredit Motor di Awal Tahun Ini Meningkat

Liputan6.com, Jakarta - PT Federal International Finance (FIFGroup‎) mengklaim kredit motor di awal tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Sepanjang Januari-April 2017, FIFGroup telah menyalurkan pembiayaan Rp 10,67 triliun atau naik 10,65 persen dari periode yang sama di tahun lalu yang hanya tembus Rp 9,65 triliun.

Menurut Presiden & CEO FIFGROUP, Margono Tanuwidijaja, pembiayaan yang disalurkan berasal dari penjualan‎ sepeda motor baru dan bekas melalui merek FIFASTRA, kemudian SPEKTRA untuk pembiayaan elektronik dan multiguna, DANASTRA untuk pembiayaan roda empat, serta AMITRA untuk platform pembiayaan syariah seperti Umrah.

"Sesuai dengan tema HUT FIFGroup ke-28, kami ingin terus melayani untuk membawa kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia," ungkap Margono saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Sementara menurut ‎Direktur Keuangan FIFGROUP, Hendry Christian, porsi pembiayaan selama Januari-April 2017 paling tinggi terjadi pada kendaraan roda dua, yaitu sepeda motor baru sebesar 62 persen dan sepeda motor bekas 26,2 persen.

Selain itu, untuk pembiayaan ‎multiguna sendiri hanya 10,6 persen, dan pembiayaan kendaraan roda empat mencapai 1,2 persen.

"Kalau dilihat dari peningkatan, semuanya meningkat (Januari-April 2017)‎ dari tahun sebelumnya. Cuma memang motor bekas lebih tinggi meningkatnya, jadi motor baru itu 7 persen di bulan April 2017, naik dibandingkan April 2016," ucapnya

Melihat data pada 2016, FIFGROUP ‎tercatat telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 28,91 triliun. Laba kotor perusahaan ini juga tumbuh sebesar 14,11 persen, yakni dari Rp 6,35 triliun pada 2015 menjadi Rp 7,24 triliun pada 2016.

Adapun Laba bersih perusahaan naik 20,4 persen dari Rp 1,58 triliun menjadi 1,9 triliun pada 2016.

Tahun lalu, komposisi sumber pembiayaan FIFGROUP berasal dari obligasi sebesar Rp 5,5 triliun, sedangkan pinjaman sebesar Rp 15,45 triliun. Dengan pencapaian ini, maka aset FIFGROUP tumbuh 2,92 persen menjadi 30,51 triliun pada 2016.

Artikel Selanjutnya
Bank DKI Catatkan Kenaikan Aset 21,86 Persen di Kuartal I 2017
Artikel Selanjutnya
BTPN Cetak Laba Bersih Rp 478 Miliar di Kuartal I