Sukses

Top3 Berita Hari Ini: Harga Menarik Motor Bekas dan Bayi Pajero

Liputan6.com, Jakarta Mendapatkan harga menarik pasti semau orang suka. Apalagi kalau motor kita dihargai dengan harga yang layak untuk ditukar dengan motor baru, tentunya menarik. Itulah berita populer siang ini dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Ada Harga Menarik buat Tukar Tambah Motor Bekas, Tertarik?
Penjualan sepeda motor tahun ini tidak begitu menggembirakan. Kendati tak terlalu menggairahkan, namun Adira Finance memiliki trik jitu guna menarik konsumen, yaitu menghadirkan program ‘Serbu Lebaran’ (Serba Baru Serba Untung).

President Director PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (Adira Finance) Hafid Hadeli menjelaskan, Adira Finance akan lebih semarak mengajak para produsen otomotif untuk menggelar pameran di tempat-tempat strategis di berbagai lokasi, mulai dari mall hingga pasar. Selengkapnya baca di sini.

2. Akhirnya, Mitsubishi Temui Bayi Pajero Sport di Pamulang
Setelah sempat menjadi viral dan dicari keberadaannya oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), akhirnya pihak pabrikan berlambang tiga berlian ini bertemu dengan sosok bayi bernama Pajero Sport.

Buah hati dari pasangan M Muis Iskandar dan Novi Yanti ini memang memiliki nama yang unik. Bagaimana tidak, anak yang lahir pada Rabu Legi, 26 April 2017 ini diberi nama yang sama dengan sport utility vehicle (SUV) andalan Mitsubishi, Pajero Sport. Selengkapnya baca di sini.

3. Ini Motor Bekas yang Paling Dicari Buat Rayakan Lebaran
Biasanya, mendekati Hari Raya Idul Fitri, banyak masyarakat yang membeli kendaraan. Tidak hanya mobil atau motor baru, tapi juga kendaraan bekas jadi pilihan untuk digunakan berkeliling saat lebaran.

Untuk pasar motor bekas menjelang lebaran, ternyata tidak didominasi motor kecil saja, motor berjenis sport dengan kapasitas mesin 150 cc ke atas juga jadi buruan. Selengkapnya baca di sini.

Artikel Selanjutnya
Top3 Berita Hari Ini: Ulah Emak-Emak dan Cicilan Murah
Artikel Selanjutnya
Top3: Cicilan Murah Suzuki Ignis dan Emak-Emak 'Pengebor' Jalan