Sukses

Rolls-Royce Phantom John Lennon Jalan-Jalan di Inggris

Liputan6.com, London - Untuk memperingati salah satu album The Beatles, Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club, ke-50, Rolls-Royce memperingati dengan cara lain. Pabrikan asal Inggris ini berencana untuk memamerkan Phantom V milik John Lennon, di gelaran The Great Eight Phantoms.

Mobil milik salah satu personil The Beatles ini bakal melakukan perjalanan dari Kanada menuju London, untuk kemudian dipamerkan di Bonhams, Bond Street. Tempat ini juga daerah yang sering dikunjungi oleh Lennon, di akhir 1960-an menggunakan mobil tersebut.

Untuk diketahui, gitaris sekaligus vokalis dari band asal Liverpool ini mendapatkan Phantom V pada 3 Juni 1965. Dengan mimpi sebagai jutawan eksentrik, mobil ini akan menjadi langkah menuju hal tersebut.

Kemudian, Rolls-Royce Phantom V tersebut disesuaikan dengan gaya bintang pop sejatinya. Kursi belakang diubah menjadi double-bed, televisi, telepon dan kulkas, bersama dengan pemutar rekaman 'floating', dan sistem suara khusus (termasuk eksternal loud hailer).

Kemudian pada April 1967, Lennon minta mobilnya dicat ulang dengan skema baru psychedelic, terutama memiliki dominan warna kuning, mencerminkan sampul Sgt.Pepper's Lonely Hearts Club Band.

Tapi tidak ada random swirl, melainkan desain gulungan romany floral, seperti yang digunakan pada kafilah gipsi dan tongkang kanal, dengan simbol zodiak di atap.

Kemudian, mobil itu dikirim ke Amerika Serikat pada 1970 saat Lennon pindah Negeri Paman Sam. Lalu, mobil nyentrik ini dipinjamkan untuk mengangkut bintang rock lain seperti Rolling Stones, Bob Dylan, dan The Moody Blues.

Pada 1977, setelah periode penyimpanan, disumbangkan oleh miliarder Jim Pattison ke Museum Kerajaan British Columbia di Victoria, British Columbia, Kanada.

Simak Video Menarik Berikut: