Sukses

Turunkan Emisi, Tiongkok Makin Tidak Ramah Supercar

Liputan6.com, Beijing - Penjualan supercar di Tiongkok sepertinya akan terhambat, bahkan bakal lebih sulit. Pasalnya, Negeri Tirai Bambu ini telah mengubah Undang-Undang (UU) Lingkungan terkait Emisi Udara.

Mengutip Carscoop, Kamis (20/7/2017), di bawah peraturan baru, mobil-mobil seperti McLaren, Ferrari, dan Lamborghini harus diuji ulang setelah 160 ribu km. Hal ini untuk memastikan, apakah supercar tersebut masih sesuai dengan batasan emisi yang ditentukan.

Sebelumnya, supercar ini mendapatkan pengecualian dari peraturan tersebut, karena biasanya hanya mencakup 5.000 km per tahun. Namun, karena Tiongkok terus berusaha untuk mengurangi emisi dan polusi, UU tersebut direvisi dan memasukkan semua jenis mobil.

Sementara itu, Autocar.co.uk melaporkan, pengiriman McLaren 720S di Tiongkok harus mundur dua bulan, sedangkan untuk Spider 570S juga akan datang terlambat dari waktu yang diperkirakan.

Meskipun bakal terpengaruh dengan peraturan ini para produsen supercar, baik McLaren, Morgan, atau Ariel yakin unitnya bisa memenuhi standar peraturan tersebut.

Artikel Selanjutnya
Kumpulan Modifikasi Supercar Unik Asal Jepang
Artikel Selanjutnya
Continental Buat Roda Khusus Mobil Listrik, Apa Bedanya?