Sukses

Perhatikan Ini Sebelum Ganti Lampu Utama

Liputan6.com, Jakarta - Lampu standar bawaan pabrikan bagi sebagian orang dianggap kurang mumpuni dalam menerangi jalur jalan. Hal ini pula membuat sejumlah pengendara mengganti bulb alias bohlam pijar dengan yang intensitas cahaya (watt) lebih besar, atau memakai lampu tipe Halogen dan LED.

Menanggapi hal ini, Manager Marketing CV Sampurna Part Niaga (produsen lampu Autovision) Dedi Kurniawan menyebut, cara tersebut tidak serta-merta memperbaiki penerangan lampu motor atau mobil. Menurutnya inti penerangan pada kendaraan terdapat pada fokus cahaya.

"Fokus sorot cahaya lampu mobil dan motor yang lebih baik menghasilkan penerangan yang lebih baik pula,” ujar Dedi kepada Liputan6.com, Senin (31/7/2017).

Ia mengatakan, agar lampu mampu mengatur fokus sinar, maka desain lampu harus dibuat lebih baik. Hal ini pula yang diklaim, diterapkan pada semua tipe lampu produk Autovision, sehingga menghasilkan intensitas cahaya lebih terang.

Lebih lanjut Dedi menyampaikan, salah satu lampu dengan fokus dan intensitas cahaya yang lebih sempurna ini terdapat pada jenis lampu LED bar & LED worklight.

Hanya saja, kata dia, kedua jenis lampu ini baru akan diluncurkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan.

Autovison sendiri beberapa waktu lalu kembali membuka showroom baru guna memperluas pasar yang beralamat di RFMA 09 Green Lake City, Semanan, Kosambi, Jakarta Barat.

“Di tempat ini kami juga melayani pengukuran, dan pengaturan posisi fokus lampu dengan alat khusus, headlamp aimer. Layanan ini gratis untuk seluruh pengguna produk lampu Autovision,” tutupnya.

 

Simak juga video menarik di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Mau Bayar Tagihan Listrik Lebih Murah? Ini Rahasianya!
Artikel Selanjutnya
Tips Bikin Ruang Keluarga Rumah Tipe 45 Terasa Lega