Sukses

Jangan Sering Dempul Mobil, Ini Efeknya

Liputan6.com, Bekasi - Pendempulan bodi mobil kerap dikerjakan saat melakukan body repair atau perbaikan sebelum masuk tahap proses pengecatan. Cara ini dilakukan untuk meratakan dan memuluskan bodi.

Menurut Direktur Teknik Bengkel Bodi dan Cat Autoglad Gunawan Susilo, mendempul mobil merupakan pilihan akhir.

“Itu karena bukan logam lagi, kualitas pakai dempul jadi beda. Kalau pendempulannya tidak bagus warnanya akan belang, kaya terlihat berawan,” ungkap Gunawan saat ditemui di bengkel Autoglad, Pekayon, Bekasi, Selasa (1/8/2017).

Tak hanya masalah warna, banyak menggunakan dempul sebelum mengecat juga rawan akan terjadi keretakan. Terlebih jika komposisi bahan dempul tidak sesuai.

Kata Gunawan, kendaraan yang telah mendapatkan banyak dempulan diperkirakan bisa memengaruhi harga jual. Sebab, customer akan menduga bahwa sebelum dijual mobil telah terjadi masalah serius atau kecelakaan.

Selain itu, mobil yang didempul juga corak warna yang dihasilkan terlihat kurang bersinar.

“Karena untuk tahunya kita bisa ketok bodinya, kalau suara nyaring itu (pelat). Maka saya tekankan kalaupun harus (pendempulan) prosesnya yang benar. Material dempul dengan pelat kan tidak sama,” pungkasnya.

 

Simak juga video menarik di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Sembarangan Pasang Aksesori Bisa Picu Kebakaran Mobil, Benarkah?
Artikel Selanjutnya
Awas, Kecerobohan Bisa Bikin Mobil Terbakar