Sukses

Plus Minus Pasang Audio OEM Look, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta - Pemasangan audio yang memakan banyak ruang di kabin mobil, kini bisa diatasi dengan instalasi OEM look. Dengan begitu, tampilan mobil masih terlihat standar, tapi tetap menggunakan produk audio yang berkualitas.

Dijelaskan Eddie Soesanto, pemilik Cartens Autosound, ubahan audio OEM look ini memang cukup membantu pemilik mobil yang menginginkan instalasi audio yang kompak. Namun, tetap saja, dengan ubahan layaknya audio standar, ada kekurangan yang harus diterima konsumen.

"Kelebihannya sih, tampilan mobil tetap standar dan ruang bagasi masih tetap lega. Namun, suara yang dihasilkan tetap gahar seperti ubahan berkualitas," jelas Eddie saat berbincang dengan Liputan6.com, di workshop-nya, Pusat Niaga Duta Mas Fatmawati, Ruko Blok D2, Jakarta Selatan.

Lanjut pria ramah ini, untuk kekurangannya tetap ada, yaitu dibutuhkan perangkat audio yang dimensinya kecil. Selain itu, untuk mobil yang bisa dipasang OEM look ini hampir semua bisa, hanya saja perangkat audio aftermarket jadi sangat terbatas pilihannya.

"Kekurangannya juga, membutuhkan perangkat yang canggih seperti processor, untuk menghasilkan suara yang maksimal," tegasnya.

Untuk diketahui, biaya pemasangan sistem audio EOM look ini tergantung paket yang diambil. Di Cartens sendiri, paket yang tersedia mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 30 jutaan. "Paket dengan harga terjangkau bisa saja, tapi harus lihat posisi speaker di mobilnya apakah memungkinkan dibuat OEM look," pungkasnya.

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Adu Kamera Xiaomi Mi A1 vs Galaxy Note 8, Lebih Kece Mana?
Artikel Selanjutnya
Resmi, Android One Perdana Xiaomi Melenggang dengan Kamera Ganda