Sukses

Ferrari Bakal Bangkitkan Dino?

Liputan6.com, Maranello - Spekulasi kembali muncul terkait dengan model-model apa saja yang akan diluncurkan Ferrari dalam masa mendatang. Setelah SUV, Ferrari kembali disinyalir akan menghidupkan kembali Dino, mobil sport kecil legedaris.

Wacana ini telah lama bergulir di internal perusahaan. Sang CEO, Sergio Marchionne, mengatakan bahwa sejauh ini ada beberapa pandangan yang berbeda dari jajaran manajemen mengenai apakah akan menghidupkan kembali Dino atau tidak.

Menghidupkan kembali Dino artinya menghadirkan kembali nostalgia tahun 1960an. Konsumen setia pun pasti akan menyambut hangat.

Sementara pertimbangan untuk tidak menghidupkan kembali Dino terutama karena alasan keuangan. Di masanya, Dino adalah mobil yang paling murah dibanding lineup Ferrari yang lain. Dengan menghidupkan kembali mobil entry-level ini, dikhawatirkan akan membuat neraca keuangan perusahaan tidak stabil.

Hitung-hitungan perusahaan, kalau Dino dijual hari ini, maka harganya tak lebih dari 150 ribu Euro. Jumlah ini lebih rendah 20 persen ketimbang model termurah yang ada saat ini. Marchionne sendiri cenderung berada di posisi menolak, setidaknya dalam waktu dekat.

"Kami perlu mencari cara untuk menarik pelanggan ke nilai-nilai tradisional dari merek ini, seperti gaya, kinerja, dan suara mesin, sebelum merendahkan harga entry-level untuk merek tersebut," terangnya, dikutip dari Automotive News.

Wacana menghidupkan kembali Dino sebetulnya bukan kali ini saja terjadi. Sejak pendahulu Marchionne, Luca di Montezemolo memimpin Ferrari, gagasan ini kembali dikemukakan. Namun ketika itu Luca menolak usulan ini mentah-mentah.

Simak juga video menarik di bawah ini:

1 dari 2 halaman

Sejarah Ferrari Dino

Dino sendiri adalah model yang disebut-sebut sebagai bukti cinta kasih antara Enzo Ferrari, sang pendiri perusahaan, kepada anaknya.

Mesin Dino dirancang dan dibangun langsung oleh Alfredo Ferrari. Sayang, Alfredo, yang akrab disapa Dino, meninggal dunia di usia sangat muda, 24 tahun, karena penyakit bernama Duchenne Muscular Dystrophy (DMD).

Sepanjang kontribusi anaknya itu, tercipta dua Ferrari Dino, Dino 246 GTS dan Dino 308 GTS. Kedua model ini dlengkapi mesin V6, buka V12 sebagaimana mesin favorit Enzo.

Dua model ini ada di Indonesia. Pernah dipamerkan bersama Ferrari lain di pelataran Gedung Arsip Nasional, Jakarta Pusat, Maret lalu.

 

Artikel Selanjutnya
Rossi Absen, Vinales Jadi Pembalap Tunggal di Misano
Artikel Selanjutnya
MotoGP: Rossi Putuskan Masa Depan pada 2018