Sukses

Mobil Listrik Mungil BMW Semakin Kencang dan Kian Jauh Mainnya

Liputan6.com, Jakarta BMW i3 merupakan citycar andalan milik BMW di segmen mobil listrik premium. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2014, i3 memiliki pasarnya tersendiri. Kali ini model tersebut mendapatkan perubahan besar dari segala sisi dan pengenalan model berperforma tinggi, yaitu i3 dan i3s.

i3 mengadopsi motor elektrik yang dapat menghasilkan tenaga 170 Tk dengan torsi puncak 250 Nm. Tenaga dari motor elektrik disalurkan ke roda melalui transmisi otomatis single speed, akselerasi 0-100 km/jam diklaim membutuhkan waktu 7,3 detik dengan kecepatan puncak 149 km/jam.

Untuk model performa tinggi, i3s menggunakan motor elektrik yang menghasilkan tenaga 184 Tk dengan torsi puncak 270 Nm. Sistem drivetrain dilengkapi modified motor control dan specific taper roller bearings yang dirancang untuk mengoptimalkan tenaga pada putaran tinggi. Performanya lebih tinggi 40 persen dibanding model i3. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim membutuhkan waktu 6,9 detik dengan kecepatan puncak 158 km/jam.

Sistem suspensi i3s menggunakan tipe sport dengan pengembangan khusus pada bagian per, damper, dan anti-roll bar. Pengemudi juga dapat memilih mode berkendara Sport melalui Driving Experience Control.

Meskipun sudah mengadopsi sistem elektrik sepenuhnya, BMW menawarkan opsi tambahan mesin 2 silinder yang menghasilkan tenaga 38 Tk. Mesin kecil tersebut menghasilkan tenaga yang cukup untuk mengisi baterai. Fitur yang disebut range extender ini dapat memberikan jarak tempuk ekstra hingga 148 km.

Keduanya akan memulai penampilan perdana di International Motor Show (IAA) Frankfurt. Harga jualnya mulai dari £34.070 (setara Rp 587 juta).

Simak Juga Video Berikut Ini:

1 dari 2 halaman

BMW i3 di Indonesia

Di Gaikindo Indonesia International Auto Show, sebenarnya teknologi mobil listrik bukanlah sesuatu hal yang baru. Beberapa APM sudah membawa model hybrid maupun listrik dalam berupa konsep atau yang sudah dijual di negara lain. Salah satunya adalah BMW yang memboyong model i3 REx (Range Extender).

Jodie O'tania, Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia, mengatakan," Mobil ini (i3 REx) belum akan dipasarkan, tapi kita akan melihat terlebih dahulu infrastruktur dan regulasinya seperti apa."

BMW sendiri sudah memiliki dealer khusus untuk mobil ramah lingkungan, saat ini yang dipasarkan baru model sportscar i8 saja. "Kalau i8 kan segmennya sportscar, sehingga karakteristik konsumennya berbeda. i3 termasuk dalam kategori citycar, sehingga kalau tidak mendapatkan insentif pajak harganya tidak akan menarik," sambungnya.

Uniknya, BMW mengklaim i3 REx mengonsumsi daya yang rendah, lebih rendah dari penggunaan listrik rumah tangga. "AC rumah dari jam 9 malam sampai 7 pagi, bisa menghidupi i3 selama dua sampai tiga hari," tambah Jodie.

Artikel Selanjutnya
Lima Mobil Listrik Terdahsyat dan Tercepat Sejagat
Artikel Selanjutnya
Bajaj Roda Tiga pun Bertenaga Listrik, Bakal Masuk Indonesia?