Sukses

Resmi, Mercedes-AMG Hypercar Tampil Perdana di Frankfurt

Liputan6.com, Jakarta Mercedes-AMG dipastikan akan memperkenalkan hypercar pertama mereka, yaitu Project One di Frankfurt Motor Show.Dilansir Carscoops, pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Mercedes-Benz melalui keterangan resmi tertulis.

Dari wajahnya, huruf AMG terpampang jelas pada air intake berukuran ekstra besar. Detail lainnya yang terlihat adalah fender lebar, roof scoop, dan garis lampu LED.

Hypercar ini mengadopsi dua kursi saja, dan memboyong teknologi hybrid milik Formula 1. Tenaganya diklaim melebihi 1.000 Tk berkat mesin 1,6 liter turbo berteknologi F1.

Pembakaran internal didukung oleh empat motor elektrik. Tobias Moers, Head of AMG, mengungkapkan sepasang motor elektrik pada sepasang roda depan, satu di dalam crankshaft, dan satu di dalam mesin. Kecepatan puncak diklaim dapat melebih 350 km/jam dan memiliki putaran mesin hingga 11.000 rpm.

Sayangnya, Mercedes-AMG Project One yang dipamerkan nanti masih dalam bentuk prototipe yang mendekati versi produksi. Artinya, para penggemar kecepatan harus menunggu sedikit lebih lama lagi sebelum model produksi benar-benar diperkenalkan.

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini:

1 dari 2 halaman

Hypercar dari Inggris

Saat pertama kali Aston Martin mengumumkan rencananya untuk membuat hypercar Valkyrie, semua pecinta otomotif tentu tidak sabar menunggu kehadirannya. Terlebih lagi Aston Martin mengklaim Valkyrie akan memiliki rasio tenaga - bobot 1 Tk untuk setiap 1 kg.

Mengutip dari roadandtrack, Jumat (23/6/2017), Valkyrie dikabarkan akan memiliki tenaga total 1.130 Tk. Nyaris 1.000 Tk berasal dari mesin V12 6,5 liter naturally aspirated. Sisanya didapat dari motor elektrik yang teknologinya mengadopsi mobil Formula-One dengan sistem regenerasi energi.

Dari klaim rasio tenaga – bobot, maka diperkirakan bobot mobilnya akan berkisar 1.130 kg, namun bocoran dari pihak internal Aston Martin, Valkyrie bobotnya lebih rendah, hanya 1.030 kg. Ini artinya rasio tenaga – bobot lebih baik dari klaim Aston Martin.

Untuk mempermudah pengaturan bobot, Valkyrie mengadopsi sasis MonoCell berbahan serat karbon, dan baterai berbobot ringan dari Rimac. Bahkan, saking ketatnya diet yang dijalani, emblem Aston Martin akan sangat tipis dan ringan.

Artikel Selanjutnya
Mercedes-AMG Siapkan G63 dan G65 Edisi Khusus
Artikel Selanjutnya
Top 3 Berita Hari Ini: MotoGP Thailand dan Modifikasi Supercar