Sukses

Berani Langgar Lalu Lintas di Bandung? Siap-Siap Diomeli CCTV

Liputan6.com, Bandung Pihak Polrestabes Surabaya meresmikan pemberlakuan tilang dengan bantuan CCTV beberapa waktu lalu. Alat pengawas jalan raya ini terpasang di sudut traffic light Bratang, Surabaya, dan siap merekam para pengendara yang melanggar lalu lintas.

Sementara itu, di kota Bandung, Dinas Perhubungan Kota Bandung memiliki Area Traffic Control System (ATCS) yang memantau lalu lintas melalui CCTV. Tidak hanya memantau saja, operator yang memantau dapat menegur pelanggar lalu lintas melalui pengeras suara.

Melalui akun Instagram @atcs.kotabandung, ATCS kota Bandung mengunggah video-video di balik layar asal muasal suara yang muncul di perempatan. Misalkan video ini yang sedang menegur anak SMA yang berboncengan tidak menggunakan helm.

Warganet menyambut positif tindakan yang dilakulan oleh operator, beberapa komentar di antaranya:

silvaa_nf Berangkat kerja jd gak bosen nih semenjak ada suara merdu bapak dishub mengingatkan para pengendara nakal. Ngakak terus tiap ada pengendara nakal yang tercyduk.... TOP ❤❤❤ 😂
rosiherawati Tah di harelm matakn.. ay nu sok ngintip.. mun hurung era langsung😂😂😂 @windarinrl @ssvxix
silvaa_nfSiap 😄 @atcs.kotabandung Perempatan cimuncang @robby.habibie @andryanovan.
m_ginanjar Pak tambah tilang elektronik biar mantap
atcs.kotabandung @m_ginanjar siap, sementara ini kami koordinasi langsung kepada @tmcpolrestabesbandung jika ada pelanggaran yang "ngeyel"

Seperti apa aksi para operator di dalam ruangan ATCS Kota Bandung? Berikut ini video saat memberikan himbauan:

1 dari 2 halaman

Terekam CCTV, Ribuan Pengendara Motor di Surabaya Terkena Tilang

Ribuan pengendara motor di Surabaya terkena tilang online akibat terekam CCTV yang terpasang di sudut traffic light Bratang, Surabaya.
 
"Kalau mulai awal sosialisasi jumlah pelanggar lalu lintas yang terekam CCTV jumlahnya ratusan bahkan hingga ribuan, tapi kalau hari ini ada 80-an orang," tutur Kapolrestabes Surabaya, Kombespol M Iqbal usai mendatangi acara peluncuran e-Smart Samsat, Rabu (6/9/2017).
 
Dikonfirmasi secara terpisah, Kabid Lalu lintas Dinas Perhubungan kota Surabaya, Robben Rico mengatakan sejak disosialisasikan awal September jumlah pelanggaran ada 447 per hari, setelah berjalan lima hari dari tanggal 1 sampai 5 September jumlah pelanggaran menurun menjadi 89 per dua belas jam. 
 
"Artinya kan setelah dilakukan sosialisasi oleh teman-teman media baik elektronik maupun cetak, kemudian teman-teman kepolisian melakukan action, melakukan teguran dengan mengirim surat ke rumah warga, kemudian kami juga mengekspos ke media sosial. Efeknya lumayan cukup besar untuk menurunkan angka pelanggaran," katanya. 
Artikel Selanjutnya
Puncak Arus Balik Libur Idul Adha Diprediksi Besok
Artikel Selanjutnya
Ingat, Tilang Berdasarkan Rekaman CCTV Berlaku per Hari Ini