Sukses

Bagaimana Badai Untungkan Diler Mobil?

Liputan6.com, Austin - Bencana alam tentu merugikan banyak orang. Tapi di satu sisi, juga ada yang diuntungkan dari itu. Termasuk dari Badai Harvei, badai besar pertama yang melanda Amerika Serikat (AS) beberapa waktu terakhir.

Badai Harvey diperkirakan telah menghancurkan sekira 500 ribu mobil di Texas. Tentu, karena fungsi vitalnya sebagai alat transportasi sehari-hari, bagaimanapun mobil tetap dibutuhkan. Alhasil, tidak perlu menunggu waktu lama, banyak yang berduyung-duyung membeli mobil baru.

Tentu ini sangat menyenangkan bagi penguasa jual beli mobil lokal.

Kepada Automotive News, Chairman of the Houston Automotive Dealers Association, Steven Wolf, mengatakan bahwa diler lokal mengalami peningkatan penjualan saat kondisi mulai aman dan penduduk setempat mulai mengganti kendaraan mereka yang rusak, atau bahkan hilang.

"Orang-orang bilang, 'ya ampun, apa yang harus saya lakukan (setelah peristiwa ini). Mari kita rencanakan. Kami butuh ini, ini, dan ini.' Dan di daftar teratas itu ada kebutuhan untuk membeli kendaraan pengganti," ujar Wolf.

Wolf, yang punya diler bernama Helfman Motors, percaya usahanya mengalami peningkatan penjualan setidaknya sampai 40 persen pada September ini.

Sayangnya, meskipun begitu, diler belum tentu mampu memenuhi permintaan yang melonjak ini. Sebab stok mereka pun terbatas. Wolf mendesak teman-teman pengusahanya untuk mendapatkan kendaraan pengganti sesegera mungkin agar tidak kehabisan momentum.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Tutup pabrik

Di satu sisi, Hyundai Motor dan Kia Motors mengumumkan pada Senin (11/9) kemarin bahwa mereka untuk sementara akan menutup pabrik perakitan di Amerika Serikat (AS). Ini untuk mencegah potensi kerusakan karena badai Irma, yang telah berlangsung beberapa hari.

Melansir Reuters, Hyundai bakal menutup sementara pabrik yang ada di Alabama selama tiga hari. Sejak Senin sampai Rabu. Sementara Kia akan menutup pabrik yang ada di Georgia selama satu hari, antara Senin atau Selasa. Lokasi pabrik memang berdekatan dengan pusat badai.

Diprediksi, dengan penutupan ini keduanya setidaknya menunda produksi 3.000 kendaraan. Tidak disebutkan berapa nominal kerugian. Baik Hyundai atau Kia tidak berkomentar soal itu.

Badai Irna sendiri mengamuk di daerah berpenduduk padat di Florida tengah. Angin kencang, badai, dan banjir di tiap sudut kota adalah pemandangan yang terjadi belakangan ini.

Artikel Selanjutnya
Takata Bermasalah, Toyota Ganti Vendor Airbag?
Artikel Selanjutnya
TAU, Perusahaan Jepang Spesialis Mobil Rusak