Sukses

BMW Lahirkan Kembali Logo Ikonik

Liputan6.com, Frankfurt - BMW meluncurkan logo baru dalam rangka memperkuat line-up mobil tertinggi mereka. Logo ini disematkan pada jajaran mobil mewah baru yang dianggap paling elit.

Seperti terlihat pada gambar di atas, logo yang dimaksud sebetulnya berbentuk sama dengan yang standar --bulat dengan bagian tengah bertulis BMW, tapi dengan warna hitam putih, tidak lagi mengandung unsur biru seperti logo standar.

Melansir Caradvice, Selasa (12/9/2017), logo ini sebetulnya dipakai perusahaan lebih dari 100 tahun yang lalu. Dengan kata lain, ini adalah logo yang terlahir kembali. Logo ini semakin lengkap karena di bawahnya tertera kepanjangan BMW, Bayerische Motoren Werke.

Keterangan pers BMW menyebut bahwa logo hitam-putih dengan nama lengkap ini "akan menggarisbawahi sejarah panjang dan membanggakan dari merek Jerman ini."

Sayangnya BMW tidak menyebut model-model apa saja yang bakal tersemat logo baru ini.

Namun Caradvice mengatakan bahwa mungkin model yang akan pakai logo hitam-putih ini adalah yang menggunakan emblem "7" dan "8". Selain itu, BMW i8, mobil plug-in hybrid, dikatakan juga akan pakai emblem khusus karena mereka mewakili masa depan mobil BMW dalam hal elektrifikasi.

Informasi yang pasti soal ini akan diumumkan BMW di Frankfurt Motor Show, yang dihelat mulai 14 September nanti.

Saksikan Video Pilihan Berikut:

1 dari 2 halaman

Sejarah logo

Merek BMW, sebagaimana kita tahu, punya emblem yang melingkar dengan bagian tengah terbagi dalam empat potong yang masing-masing berwarna biru dan putih. Ada beberapa interpretasi soal logo ini. Satu interpretasi sebenarnya hanya sebatas mitos, dan sudah diragukan kebenarannya.

Cerita tidak benar ini mengatakan kalau warna biru dan putih terinspirasi dari baling-baling pesawat yang sedang berputar di langit. BMW awalnya memang bergerak di bidang pesawat terbang, terutama saat Perang Dunia I berlangsung.

Diceritakan dalam jurnal BMW Werkzeitschrift yang terbit pada 1942, disebutkan kalau logo ini terpikirkan oleh insinyur BMW. Dikatakan, insinyur itu melihat efek yang sangat bagus dari pesawat yang sedang berputar.

Dari sana, ia berimajinasi kalau di atas baling-baling itu ada tulisan "BMW". Dari sana cerita bermula, yang telah terbukti tidak benar, tapi masih banyak dipercaya.

Bantahan datang dari sejarawan otomotif BMW Group, Kai Jacobsen.

"Orang berpikir bahwa logo BMW didasarkan pada baling-baling pesawat. Asal penafsiran ini adalah sampul majalah pesawat BMW. Gambar itu diambil pada 1929, bertahun setelah logo pertama muncul," ujarnya dalam wawancara yang diunggah ke Youtube.

Lantas, apa sesungguhnya makna logo ini? Laman BMW Drives mengatakan kalau warna biru-putih berasal dari Bendera Bavaria, kerajaan yang berdiri pada 1906 hingga 1918, atau sebelum negara Jerman modern muncul. Dengan memilih warna biru-putih, maka BMW sudah mencerminkan identitas mereka sebagai mobil yang berasal dari Jerman.

Artikel Selanjutnya
Mini Siapkan Mobil Mungil Terbuas, Cek Detailnya
Artikel Selanjutnya
Bocoran Model Baru Mobil Listrik Honda