Sukses

Laris Manis, Yamaha Kini Punya XMax 125

Liputan6.com, Tokyo - Yamaha siap menambah line up untuk skuter Maxi andalannya, XMax. Namun, berbeda dengan versi sebelumnya yang dipersenjatai dengan mesin berkapasitas 250 cc, untuk model baru ini akan mengadopsi mesin dengan kubikasi 125 cc.

Mengutip Paultan, Kamis (14/9/2017), Yamaha XMax 125 ini bakal diniagakan untuk pasar Eropa. Meskipun memiliki kapasitas mesin yang kecil, motor ini akan memiliki dimensi yang bongsor, seperti XMax 250.

Selain dimensi yang besar, motor ini juga bakal dilengkapi fitur canggih, seperti  Yamaha’s Traction Control System (TCS) sebagai standar, dan juga pemantau kecepatan roda belakang yang bakal mengurangi tenaga saat putaran roda terdeteksi.

Untuk pengereman juga menggunakan ABS sebagai standar di pasar Uni Eropa, dengan cakram hidrolik depan belakang, roda berukuran 15 inci untuk depan, dan 14 inci untuk belakang, serta bobot yang diklaim seberat 175 kg.

Motor ini juga dilengkapi lampu LED, dengan dua unit lampu kembar di depan, lampu kembar di bagian buritan, dan fitur standar start tanpa kunci, dan pengisian listrik lewat port USB, dan bagasi untuk dua helm fullface.

Untuk spesifikasinya, Yamah XMax 125 dipersenjatai dengan mesin 125 cc yang mampu memproduksi tenaga sebesar 14 Tk dan torsi 12 Nm. Mesin tersebut dikawinkan dengan V-Belt dan transmisi CVT.

Tersedia empat pilihan warna, yaitu Radical Red, Sonic Grey, Phantom Blue dan Blazing Grey. Untuk ketersedian unitnya dijadwalkan pada Oktober 2017, dan untuk harganya belum dikonfirmasi secara resmi oleh Yamaha.

1 dari 2 halaman

Tembus 1.500 Unit

Hasil memuaskan diperoleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) terkait dengan pemesanan online skutik bongsor Yamaha X-Max. Sejak dibuka pada 10 September kemarin, jumlah pemesanannya sudah 1.500-an unit.

"Ada 1.500-an unit XMax dalam 2x24 jam. Target kami hanya 48 jam, jadi (pemesanan online) sudah ditutup jam 10 tadi," ujar General Manager After Sales & Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, M. Abidin, kepada Liputan6.com, Selasa (12/9).

Abidin mengatakan, pemesanan online ini tidak bisa terlalu lama lantaran berkaitan dengan supply. Maksudnya, pihak Yamaha tidak bisa begitu saja membiarkan konsumen terus-menerus memesan. Mereka juga harus memperhatikan kapasitas yang bisa mereka penuhi.

Artikel Selanjutnya
Ribuan Orang Serbu Markas Honda Gara-Gara Monyet
Artikel Selanjutnya
Top3: Motor Trail 150 Cc dan Dominasi Toyota Avanza