Sukses

Dagangan Sepeda Motor Naik Tipis, Siapa Paling Laku?

Liputan6.com, Jakarta - Penjualan sepeda motor di Tanah Air bulan lalu mengalami peningkatan yang relatif tipis. Jika dilihat dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan bulan lalu naik sebesar 3,1 persen, dibanding bulan sebelumnya.

Jika melihat jumlahnya, untuk Agustus 2017 sepeda motor di Indonesia mampu terserap pasar sebanyak 554.923 unit, sedangkan Juli hanya terdistribusi sebanyak 538.176 unit.

Untuk lima besar sepeda motor terlaris sepanjang Agustus 2017, sebanyak empat model teratas masih didominasi empat kuda besi dari PT Astra Honda Motor (AHM). Posisi kelima ditempati satu perwakilan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Indonesia (YIMM).

Jika diurutkan, motor terlaris masih ditempati Honda Beat eSP dengan penjualan sebanyak 160.314 unit, untuk posisi kedua ada Honda Vario 125 eSP dengan mampu terjual sebanyak 65.903 unit. Dan ketiga ada Scoopy eSP yang mampu terdistribusi sebanyak 57.731 unit.

Sementara itu, untuk urutan keempat ada Honda Vario 150 eSP dengan penjualan sebanyak 49.715 unit. Posisi kelima baru ada wakil Yamaha, yaitu NMax dengan penjualan sebanyak 31.395 unit.

Nah, untuk posisi keenam ada Mio M3 125 yang terjual sebanyak 25.116 unit, kemudian ada Honda Beat Street 16.876 unit, posisi delapan ada Honda CBR150R Streetfire dengan terjual sebanyak 12.618 unit, dan posisi paling bawah ada Supra X 125 dengan catatan penjualan sebanyak 12.481 unit.

Simak Video Pilihan Beirkut Ini:

1 dari 2 halaman

Daftar Motor Terlaris

Daftar 10 Motor Terlaris Agustus 2017:


1) Honda BeAT eSP = 160.314 unit

2) Honda Vario 125 eSP = 65.903 unit

3) Honda Scoopy eSP = 57.731 unit

4) Honda Vario 150 eSP = 49.715 unit

5) Yamaha NMax = 31.395 unit

6) Yamaha Mio M3 125 = 25.116 unit

7) Honda Beat Street = 16.876 unit

8) Honda CB150R Streetfire = 13.673

9) Yamah V-Ixion = 12.618 unit

10) Honda Supra X 125 = 12.481 unit

Artikel Selanjutnya
Penampakan Kambing-Kambing Kurban Seharga Sepeda Motor
Artikel Selanjutnya
Tiga Faktor Perusak Pasar Mobil Bekas, Apa Saja?