Sukses

Begini Cara Merawat V-Belt Skutik agar Tak Putus di Jalan

Liputan6.com, Cibinong - Sepeda motor jenis skutik memang tak memiliki rantai seperti motor dengan cara mengoperasikan transmisi secara manual. Karena itu, penggunaan V-belt sangat dibutuhkan sebagai pengganti rantai, mentransfer tenaga dari mesin ke roda belakang.

Kendati begitu, V-Belt yang terbuat dari karet yang cukup kuat juga bisa memiliki masalah. Ya, V-belt juga bisa putus seperti rantai.

Namun yang paling pahit, jika V-Belt putus di jalan, maka motor tak bisa dijalankan karena sangat berat.

Menurut Kepala Bengkel AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) Daya Motor Cibinong, Asep Suherman, putusannya V-belt sangat jarang terjadi. Kendati begitu, kasus V-belt putus itu tak sedikit dialami oleh sang pemilik yang tidak perhatian dalam hal service maupun penggantian spare part.

“V-belt itu standarnya bisa sampai 24 ribu kilometer atau dua tahun. Tapi saat ini tergantung pemakaiannya. Biasanya konsumen terlalu santai, dan tahu-tahu V-belt-nya putus,” ungkap Herman saat ditemui Liputan6.com di bengkel AHASS Daya Motor Cibinong di Jl Raya Bogor, Nanggewer, Cibinong, Selasa (19/9/2017).

Herman menuturkan, agar V-belt tak putus di jalan, ada baiknya melakukan pencegahan dengan cara pengecekan rutin setiap 8 ribu km atau minimum selama delapan bulan sekali.

Kata Herman, jika V-Belt putus di jalan, bukan tak mungkin hal itu sangat disesalkan. Pasalnya, kerusakan akan semakin menjalar ke beberapa bagian seperti roller jadi peyang ataupun masalah pada crank shaft atau rumah roller.

“Kalau rajin service dan ganti V-Belt harganya bisa cuma Rp 200-250 ribu, tapi kalau sampai jebol dan rusak itu harus bongkar mesin harganya bisa sampai Rp 1 juta,” ungkapnya.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

1 dari 2 halaman

Cara Merawat V-Belt

Selain melakukan pemeriksaan secara rutin, keawetan V-belt juga bisa dikarenakan beban yang dibawa setiap hari.

Disarankan bobot yang dibawa sepeda motor sekitar 150 kg. Jika kurang tepat, Anda bisa melihatnya di buku pedoman manual.

Selain itu jalur kendaraan yang dilewati juga sangat berpengaruh. Sebab, jalanan yang jelek ditambah bobot berlebihan akan memengaruhi.

Jangan samakan dengan rantai. V-Belt tak perlu disemprot atau terkena air bahkan oli. Agar tetap lancar, baiknya rumah V-Belt dibongkar dan disemprot dengan angin.

Gunakan kendaraan secara normal. Anda tak perlu menarik ulir gas mendadak, karena itu dapat membuat V-Bel cepat melar.

Artikel Selanjutnya
Empat Cara Ampuh Mencegah Aroma Tidak Sedap pada Mobil
Artikel Selanjutnya
Tenangkan Diri Setelah Putus Cinta di Tebing Patah Hati Semarang