Sukses

Merasakan Sensasi Keunikan Bajaj Qute

Liputan6.com, Jakarta Penduduk di kota Jakarta mendapatkan satu pilihan transportasi baru, sosoknya imut, berwarna biru, dan beroda empat, yaitu Bajaj Qute. Bajaj Qute merupakan pengganti dari bemo roda tiga.

Dimensi luarnya menyerupai bajaj roda tiga yang sudah beredar selama ini, hanya saja di dalamnya dapat menampung lebih banyak penumpang. Di depan mampu menampung dua orang, dan di belakang sanggup menampung tiga orang.

Kali ini Liputan6.com merasakan langsung rasa berkendara Bajaj Qute yang menyerupai mobil mungil. Meskipun demikian, pihak Bajaj sendiri menyebutnya sebagai quadricycle.

Desain eksterior terlihat imut, dengan dimensi panjang 2.752 mm, lebar 1.312 mm, dan tinggi 1.652 mm. Jarak sumbunya 1.925 mm, dengan jarak pijak depan dan belakang 1.143 mm. Ground clearance-nya cukup memadai, yaitu 180 mm.

Bajaj Qute mengadopsi pelek berukuran 12 inci, masing-masing dilengkapi dengan sistem pengereman tromol. Suspensi depan mengadopsi sistem independent dengan twin leading arm, sedangkan pada bagian belakang mengadopsi independent suspension dengan coil spring dan semi trailing arm.

Bajaj Qute dilengkapi dengan dua tempat penyimpanan, yaitu bagasi di bagian depan dan roof rack. Sehingga cocok bagi Anda atau emak-emak yang senang berbelanja dengan jumlah banyak, hanya saja jangan lupa untuk mengikatkan barang bawaan jika disimpan di roof rack.

 

1 dari 3 halaman

Interior

Beralih ke interior, duduk di dalam ternyata cukup lega, terutama dari segi ruang kepala. Untuk ruang kaki, Anda harus berpuas diri dengan ruang yang disediakan. Terutama bagi penumpang depan, karena ban cadangan pada unit yang Liputan6.com coba ditempatkan di bawah dasbor bagian penumpang. Duduk di baris kedua terbilang memadai, namun idealnya hanya diisi oleh dua orang saja.

Untuk menyalakannya, tidak ada bedanya dengan mobil biasa. Tinggal memutarkan kunci hingga mendengarkan mesin menghembuskan napas. Bajaj Qute mengadopsi mesin berkapasitas 217 cc yang sanggup menghembuskan tenaga 13 Tk pada 5.500 rpm dengan torsi puncak 19,6 Nm pada 4.000 rpm. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda melalui transmisi manual 5-percepatan sequential.

Transmisi sequential yang diadopsinya menyerupai transmisi pada sepeda motor, untuk menaikkan gear Anda harus menginjak kopling terlebih dahulu, lalu mendorong tuas transmisi. Panel instrumen memberikan informasi yang cukup, seperti spidometer, jam, informasi gear, dan bahan bakar. Sayangnya, tidak ada informasi putaran mesin.

 

2 dari 3 halaman

Test Drive

Rasa berkendaranya cukup unik, namun tidak terlalu halus jika dibanding dengan sepeda motor dengan kapasitas mesin yang sama, atau dengan mobil mungil 3-silinder. Kecepatan puncaknya dibatasi 70 km/jam, karena lebih dari itu, Bajaj Qute ini terasa limbung. Raungan mesin cukup terdengar, peredaman suara dari ruang mesin memang kurang optimal, begitu pula dengan suara perpindahan gear yang cukup terdengar.

Ukurannya yang mungil membuat Liputan6.com dapat bermanuver dengan lincah dalam keadaan macet, visibilitasnya tergolong baik selama pengaturan spion tengah dan samping dilakukan secara tepat. Meskipun tidak dilengkapi dengan power steering, lingkar kemudi tidak terasa berat, karena bobot kosongnya diklaim hanya 400 kg.

Selain itu, Anda harus berpuas diri dengan angin yang menyejukkan isi kabin saat Bajaj Qute berjalan. Di siang hari, kabin terasa panas meskipun jendela berbahan plastik sudah dibuka semuanya.

Secara keseluruhan, Bajaj Qute memberikan pengalaman unik bagi Liputan6.com dan juga penumpang setianya, terlebih lagi jika dibanding dengan pendahulunya, Bajaj Qute akan terasa lebih nyaman dan menyenangkan.
Tertarik mencobanya?

Artikel Selanjutnya
15 Makanan Khas Cirebon Ini Bertahan dari Gempuran Junk Food
Artikel Selanjutnya
Menyantap Menu Autentik Negeri Tirai Bambu di Jakarta Barat