Sukses

7 Cara Agar Diperbolehkan Naik Sepeda Motor

Liputan6.com, Jakarta - Tak bisa dipungkiri, ada dua tipe orang tua dalam mendidik anaknya soal sepeda motor. Pertama, dia sangat protect terhadap sang anak agar tidak mengendarai sepeda motor, karena berbagai alasan, mulai dari takut terjatuh hingga terjadi kecelakaan lainnya.

Namun tak sedikit pula seorang ibu justru mendidik anaknya sejak dini agar dapat mengendarai sepeda motor. Bahkan ada juga yang membelikanya sepeda motor meski dia belum cukup umur.

Kendati begitu, di luar sana banyak anak dengan kata lain remaja yang telah cukup umur dapat mengikuti proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) C (untuk sepeda motor), namun dilarang orang tua dengan berbagai alasan.

Nah, kali ini situs cycleworld.com, Minggu (1/10/2017), memberikan tips cara agar diperbolehkan mengendarai sepeda motor. Mau tahu apa saja, berikut ulasannya:

Pertama, berikan alasan masuk akal kenapa harus menggunakan sepeda motor. Tentunya alasan-alasan yang logis bisa membuat kamu diizinkan.

Perlu diketahui, berkendara sepeda motor di jalan raya memang cukup berbahaya. Namun kita harus paham, berkendara sepeda motor bisa mengasah diri agar lebih lincah, fokus, dan ketangkasan dalam hal mental.

Kedua, melakukan sedikit penelitian atau riset terlebih dahulu mengenai untung rugi berkendara sepeda motor.

Tidak dapat dipungkiri, kecelakaan di jalan raya memang banyak terjadi pada sepeda motor. Namun dalam beberapa tahun terakhir teknologi semakin berkembang. Karena itu banyak sepeda motor disematkan fitur-fitur terkait soal keselamatan. Salah satunya adalah penggunaan fitur ABS.

Selain itu, sepeda motor juga dianggap praktis, karena irit dalam hal bahan bakar dan mudah untuk mencari tempat parkir.

 

 

1 dari 3 halaman

Alasan Selanjutnya

Ketiga , jangan jadikan sepeda motor untuk menjadi tempat pamer. Biasakan jika berkendara sepeda motor memiliki nilai kesopanan dan mematuhi segala peraturan lalu lintas.

Pasalnya, tak sedikit rider yang sembrono dan ugal-ugalan berujung pada kecelakaan.

Keempat, gunakan peralatan serta perlengkapan sepeda motor yang baik dan benar.

Tak sedikiti rider menggunakan sandal jepit, celana pendek atau tank top. Semua itu tidak sesuai standar, bahkan sangat berbahaya dan tidak aman jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan saat berkendara.

Karena itu gunakan peralatan dan perlengkapan sepeda motor yang sesuai standar keselamatan, mulai dari helm, jaket, celana panjang, sepatu, hingga sarung tangan.

Kelima, mengikuti kegiatan safety riding. Syarat ini paling sering dianggap tak penting. Padahal sebaliknya. Meski telah sanggup berkendara hingga jarak jauh, namun ada saja rider yang tak mengerti apa itu safety riding.

Padahal mengikuti kegiatan safety riding, mampu memberikan pengetahuan dasar saat berkendara.

Beberapa pengetahuan yang kerap diajarkan dacara safety riding yaitu cara melakukan pengeremanan, cara bermanuver, hingga latihan dasar posisi berkendara yang baik dan benar.

Yang pasti, mengikuti kegiatan safety riding akan memberikan ilmu sangat bermanfaat, karena hal ini patut diterapkan.

2 dari 3 halaman

Alasan Selanjutnya

Keenam, gunakan sepeda motor yang sesuai walau itu hanya mengusung mesin kecil. Jangan pernah iri atau tak percaya diri karena sepeda motor yang digunakan.

Perlu diketahui, seorang pembalap professional pun dipastikan sebelum terkenal dan menjadi pemenang, mereka terlebih dahulu menggunakan motor bermesin kecil, apakah itu sport ataupun matik.

Ketujuh, yakinkan orang tua kamu adalah kuncinya. Saat melakukan pembicaraan perihal meminta izin kepada orang tua, ada baiknya memilih waktu yang tepat.

Jangan berharap mereka dapat mengubah pikirannya dalam semalam. Namun yang pasti berbicaralah secara terbuka, agar rasa kepercayaan tersebut bisa tumbuh dari kedua orang tua.

Artikel Selanjutnya
Pembatasan Sepeda Motor, Efektif?
Artikel Selanjutnya
Ribuan Bikers Turun ke Jalan Tolak Pembatasan Sepeda Motor