Sukses

Modifikasi Lampu Mobil, Pilih yang Mana?

Liputan6.com, Palembang - Sebagai salah satu produsen aftermarket lampu otomotif, Autovision menggelar kontes modifikasi lampu mobil bertajuk Autovision AutoLight Up Contest 2017.

Masuk di gelaran Indonesia Automodified (IAM) 2017, 30 September sampai 1 Oktober di OPI Mall, Palembang, Sumatera Selatan, ajang ini sebagai penghargaan spesial bagi peserta kontes modifikasi yang menggunakan produk Autovision untuk bikin keren tampilan kendaraannya.

Untuk kontes ini, juri menggunakan tiga parameter penilaian, yaitu modifikasi lampu eksterior, modifikasi lampu interior, dan branding Autovision di mobil peserta. Syaratnya, modifikasi lampu kendaraan ini tetap mempertahankan unsur fungsional dan estetika, serta selaras dengan tema keseluruhan modifikasi mobil tersebut.

Untuk seri ini, pemenang utama atau diraih oleh Suzuki APV milik Ais, dengan konsep modifikasi lampu di sektor eksterior dan interior. Untuk headlamp, ubahannya menggunakan dua buah lampu proyektor, dan dipadu custom akrilik yang diaplikasi cutting stiker dan motif batik. Adapun untuk stoplamp dan interior, menggunakan custom akrilik dan cutting stiker, dan lampu LED.

Sementara untuk juara kedua, diraih Toyota Camry milik Boy, dengan aplikasi RGB Wi-Fi yang dapat diganti warna cahayanya menggunakan smartphone. Untuk posisi ketiga, milik Toyota Avanza milik Mozzi, dan posisi keempat diraih Nissan Grand Livina milik Fatli.

"Kami berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah menggairahkan Autovision AutoLight Up Contest di Kota Palembang. Semoga gairah modifikasi pada sektor lampu mobil, akan terus meningkat dan memberikan inspirasi bagi pemilik kendaraan lain," ujar Lily Hernawan, Direktur CV SPN, sebagai distributor resmi Autovision di Tanah Air, melalui siaran pers yang diterima Liputan6.com, Selasa (3/10/2017).

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Modifikasi 8 Roda

Kontes modifikasi roda empat selalu memicu para modifikator untuk berkarya hingga melebihi batas imajinasi kebanyakan orang. Seperti ajang BlackAuto Battle 2017 yang berlangsung di Surabaya pekan lalu, terdapat satu mobil modifikasi ekstrem beroda delapan dan berhasil menyabet gelar juara "The Champ" bersama 13 gelar lainnya.

Sang pemilik, Farid, menggunakan Honda Brio Satya sebagai basis untuk memodifikasi mobilnya. Dimensinya berubah total, terutama dari segi panjang.

"Beberapa kali ikut kontes juga, cuma belum dapat hasil maksimal. Jadi, saya pikir bagaimana caranya biar bisa dapat hasil yang terbaik, ada ide dari Wawan sang punggawa bengkel yang workshop-nya berada di Sleman, Yogyakarta ini, untuk bikin roda delapan dan buat dipakai Brio itu sesuatu yang belum pernah dibuat. Akhirnya di tahun ini baru terealisasi. Jadi, ajang BlackAuto Battle 2017 Surabaya jadi debut pertama Honda Brio roda delapan," ujar Farid sang pemilik mobil, dilansir Blackxperience.com.

Kali ini, panjangnya mencapai enam meter dengan menambahkan sasis tipe ladder drame. Pada bagian belakang diberikan satu poros roda tambahan, sedangkan bagian depan ditambahkan sepasang roda yang terhubung dengan sistem kemudi, sehingga masih dapat berbelok.

Dari segi eksterior, identitas mobil LCGC nyaris tidak bersisa. Yang masih sedikit terlihat adalah bagian garis atap, serta bagian kaca depan maupun belakang. Bodinya dilabur airbrush dengan dominasi berwarna hijau. Body kit pada sekujur tubuhnya menambahkan kesan aerodinamis yang kuat.

Artikel Selanjutnya
Dalam Kondisi Mesin Mati, Bisakah Mobil Korsleting dan Terbakar?
Artikel Selanjutnya
Sembarangan Pasang Aksesori Bisa Picu Kebakaran Mobil, Benarkah?