Sukses

Indonesia Jadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Mitsubishi?

Liputan6.com, Bekasi - Munculnya Mitsubishi Xpander dipercaya akan menjadi produk pertama yang dibuat di Indonesia dan siap ekspor pada awal 2018. Kawasan ASEAN seperti Filipina dan Thailand menjadi target awal suplai Mitsubishi Xpander.

Menurut Trevor Mann, Chief Operating Officer MMC, Indonesia menjadi key strategic market karena brand Mitsubishi sangat kuat. Selain itu, kata dia, Mitsubishi telah memasarkan produknya di Indonesia hampir 50 tahun, dengan reputasi sangat baik.

Namun hadirnya Mitsubishi Xpander dan beberapa mobil yang diproduksi di Indonesia, apakah membuat Mitsubishi menyiapkan Research & Development (R&D) seperti halnya Daihatsu?

“Untuk lokal R&D center, Mitsubishi Motors menyadari sangat penting. Karena itu penting tentang apa yang dibutuhkan untuk pasar lokal,” kata Presiden Direktur PT MMKSI Kyoya Kondo saat ditemui di pabrik Mitsubishi di kawasan industro GIIC, Deltamas, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/10/2017).

Trevor mengaku, telah melakukan pembicaraan dengan jajaran Kementerian Perindustrian. Pihaknya menyatakan bahwa Mitsubishi tidak hanya siap memasarkan di pasar domestik, tetapi akan mempelajari perkembangan R&D centre di Tanah Air.

“Indonesia juga akan menjadi jantung Mitsubishi di ASEAN, tapi sampai saat ini belum ada kongkret plan untuk mendirikan R&D. Tapi kami akan mempertimbangkan karena tidak hanya produksi untuk Indonesia tapi juga untuk ekspor,” ia menambahkan.

Kendati demikian, Trevor mengungkapkan tak hanya akan menjajakan Mitsubishi Xpander di Indonesia, tetapi masih ada produk lainnya.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

1 dari 2 halaman

Mitsubishi Xpander Ganti Nama untuk Pasar Global?

Mitsubishi memang berencana memasarkan Xpander ke negara di seputar ASEAN, seperti Filipina dan Thailand. Akan tetapi, ini tidak menutup kemungkinan akan memperluas ke negara lainnya.

Namun, pertanyaan pun mencuat apakah Mitsubishi akan mengganti nama seperti beberapa merek dan model mobil lain?

“Dulu memang mobil yang dihadirkan dipilih namanya yang lebih cocok untuk pasar lokal. Namun, semakin ke sini kami lebih menghargai nama produk yang bisa dipakai secara global,” ungkap Trevor saat ditemui di pabrik Mitsubishi di kawasan GIIC, Deltamas, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/10/2017).

Lebih lanjut, dia menyatakan, jika menggunakan nama global, hal itu akan memberikan efisiensi dalam hal promosi.

“Kalau nama produk dipilih dengan benar, tidak hanya bisa untuk branding secara lokal, tetapi juga di seluruh dunia,” ucapnya.

Trevor mengklaim bahwa Mitsubishi Xpander yang keluar dari pabrik Mitsubishi di Indonesia dan diekspor keluar negeri dipastikan memiliki kualitas sama dengan Mitsubishi global.

Artikel Selanjutnya
Inilah Manfaat Keberadaan Industrial Research Center di Meikarta
Artikel Selanjutnya
Cara RI dan Jepang Bawa Industri Lebih Ramah Lingkungan