Sukses

Aksesori Xpander Kini Bisa Dipesan di Dealer

Liputan6.com, Bekasi - Kehadiran Mitsubishi Xpander dianggap menjadi pembeda di pasar otomotif nasional. Hal ini karena mobil tersebut diklaim menggabungkan unsur dari SUV (Sport Utility Vehicle) dan MPV (Multi Purpose Vehicle).

Namun bagi Anda yang merasa kurang puas dengan tampang Mitsubishi Xpander, ternyata PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku agen pemegang merek Mitsubishi punya triknya, yaitu berupa tambahan aksesori.

“Aksesori sudah ada beberapa yang tersedia mulai dari yang kecil-kecil, hingga buat mempercantik tampilan eksterior,” ungkap Presiden Direktur PT MMKSI, Kyoya Kondo, saat ditemui di pabrik Mitsubishi di kawasan industri GIIC, Deltamas, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/10/2017).

Seperti pantauan Liputan6.com sebelumnya, di acara pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, Mitsubishi juga ikut memamerkan delapan aksesori khusus Mitsubishi Xpander.

Beberapa harga aksesori original tersebut antara lain, front airdam Rp 1,64 juta, side visor Rp 620 ribu, muffler cutter Rp 177 ribu, side airdam Rp 1,110 juta, luggage mat Rp 272 ribu, hood emblem Rp 364 ribu, dan door chrome Rp 530 ribu.

Sebagai informasi, harga Mitsubishi Xpander dibanderol mulai Rp 189,050 juta untuk tipe GLX M/T, Rp 208,550 juta untuk tipe GLS M/T, Rp 214,550 juta untuk tipe Exceed M/T, Rp 224,950 juta untuk tipe Exceed A/T, Rp 237,150 juta untuk Sport A/T, dan Rp 245,350 juta Ultimate A/T (OTR Jakarta).

Meski begitu, Kondo mengatakan, meski dalam pengembangannya Mitsubishi Xpander fokus sebagai kendaraan keluarga, tapi tetap bisa digunakan oleh anak muda.

“Mobil ini punya performa baik saat diajak berkendara. Kami tidak menutup kemungkinan ke depan untuk mempelajarinya kalau ada permintaan yang banyak buat anak muda. Tapi sekarang fokus di mobil keluarga,” kata Kondo.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Begini Cara Mitsubishi Kebut Pengiriman Xpander ke Konsumen

Sejak pertama kali diluncurkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus 2017 lalu, Mitsubishi mengklaim produk terbarunya, Xpander, telah terpesan hingga lebih 23 ribu Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Menurut Chief Operating Officer Mitsubishi Corporation Trevor Mann, dengan tingginya pemesanan Xpander, hal itu membuat Mitsubishi dapat meningkatkan produksi.

"Untuk merespons jumlah permintaan konsumen yang signifikan terhadap Xpander kami menerapkan shift kedua di pabrik ini, satu bulan lebih cepat," ungkap Trevor di pabrik Mitsubishi di kawasan GIIC, Deltamas, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/10/2017).

Penambahan shift untuk pengerjaan Mitsubishi Xpander disebut sebagai bukti potensi besar, baik untuk pasar Indonesia maupun wilayah Asean.

Tak hanya itu, Mitsubishi Xpander direncanakan menjadi kendaraan Mitsubishi Motors pertama yang diekspor dari Indonesia pada awal 2018.

Trevor mengatakan, alasan ekspor Xpander dijual ke luar negeri lantaran Mitsubishi tak mau mengandalkan penjualan di pasar domestik yang tergantung pada kondisi ekonomi dalam negeri.

"(Ekspor) Regional ASEAN, seperti Filipina dan Thailand. Tidak menutup kemungkinan ke negara-negara lain. Angka tidak bisa kami sebutkan, tapi pasar Indonesia cukup siginifikan," tuturnya.

Kapasitas pabrik yang memproduksi Xpander mencapai 80 ribu unit per tahun. Namun, karena produksi baru dimulai pada September 2017, Xpander yang akan dibuat belum maksimal, yaitu hanya 12 ribu unit hingga akhir Desember 2017.

Selain menggenjot produksi, Mitsubishi juga menyiapkan ratusan dealer baru guna menarik konsumen dan penyebarannya. Mitsubishi menargetkan 120 dealer hingga akhir tahun fiskal atau Maret 2017.

Artikel Selanjutnya
Mitsubishi Xpander Melesat, SPK Tembus Belasan Ribu Unit
Artikel Selanjutnya
Kia Tawarkan Garansi Tanpa Batasan Kilometer