Sukses

Pengendara Pemula Dalang Sepertiga Kecelakaan di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Saat ini, jumlah kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur semakin tinggi. Tercatat, lebih dari sepertiga jumlah kecelakaan di Indonesia melibatkan pengendara berumur 15 sampai 24 tahun.

Dengan jumlah yang sama, yaitu sekitar 8.700 kejadian di antaranya melibatkan pengendara motor yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Melihat hal tersebut, Michelin terus mengadakan Michelin Safety Academy (MSA) untuk mengedukasi pengemudi usia muda mengenai berkendara aman, sehingga dapat menjadi pengendara yang bertanggung jawab. Bahkan, memasuki tahun keempat, jumlah peserta semakin banyak dan mencakup 400 orang siswa-siswi dari 10 sekolah di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Cilegon.

	Michelin terus mengadakan Michelin Safety Academy (MSA) untuk mengedukasi pengemudi usia muda mengenai berkendara aman.(Arief/Liputan6.com)

"MSA merupakan perwujudan fokus perusahaan di Indonesia, yaitu perfection in safety yang didasarkan tiga pilar, yaitu keamanan dengan edukasi mengenai berkendara aman, inovasi produk, dan pelayanan purna jual," jelas Frederick Mueller III, Presiden Direktur Michelin Indonesia saat konferensi pers MSA di Meradelima Restaurant, Rabu (3/10/2017).

Untuk MSA kali ini, para pengendara pemula ini bakal dilatih oleh trainer yang berkompeten, serta berhak mendapatkan SIM A dan C dengan mengikuti ujian resmi di Satpas SIM, Daan Mogot, Jakarta Barat, 14 Oktober 2017.

"Memasuki perhelatan keempat MSA, kami ingin memberikan dampak lebih besar dengan meningkatkan jumlah siswa dan memperluas jangkauan area," sambung Frederick.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

Didukung FIA

Acara MSA ini sendiri didukung oleh Federasi Otomotif International atau Federation Internationale de I'Automobile (FIA), yang di Indonesia diwakili Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Para peserta akan memperoleh informasi mengenai dasar yang rutin dilakukan sebelum berkendara, seperti pengecekan tekanan angin ban serta informasi mengenai perlengkapan berkendara yang aman.

Program ini akan diadakan di Pusdik Lantas Polri, Serpong, Tangerang, 7 dan 14 Oktober 2017. Instruktur dari IMI Jakarta bakal membantu melatih para murid dan mendemonstrasikan bagaimana teknik pengereman dan cara beebelok di tikungan tajam dengan benar dan aman.

Artikel Selanjutnya
Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan 5 Pengendara di Kudus
Artikel Selanjutnya
Kemenhub: 3 Orang Meninggal Per Jam Akibat Kecelakaan