Sukses

Ini Pentingnya Menjaga Tekanan Angin pada Ban

Liputan6.com, Jakarta - Ban merupakan satu-satunya komponen pada mobil yang bersentuhan dengan aspal. Dengan kata lain, ban merupakan satu-satunya jembatan penghubung antara mobil dengan jalanan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan kesehatan ban.

Bagaimana caranya? Cara yang paling mudah adalah menjaga asupan udara pada ban mobil. Jangan pernah membiarkan mobil berjalan dengan keadaan tekanan angin ban mobil kurang terisi.

Menurut TyreSafe, banyak sekali kerugian yang diakibatkan oleh kurangnya tekanan angin pada ban. Kurangnya tekanan angin akan membuat mobil lebih sulit dikendalikan, jumlah permukaan ban yang menempel pada roda berkurang hingga setengahnya. Jika ban tidak menyentuh permukaan secara menyeluruh, traksinya tidak sempurna, dan pengereman tidak akan optimal. Artinya, jarak pengereman akan semakin jauh, terutama di jalanan basah.

TyreSafe mengungkapkan tekanan ban yang lebih kecil 10 persen dibanding standar pabrikan, akan mempercepat ban aus hingga sepuluh persen. Fakta lainnya, energi yang dikeluarkan mesin untuk memutarkan roda akan lebih besar, sehingga bahan bakar lebih boros.

Stuart Jackson, Chairman of TyreSafe, mengatakan," Menjaga tekanan angin pada roda adalah hal termudah yang bisa dilakukan, menjaga keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya. Ini adalah solusi terbaik untuk semuanya, jadi mengejutkan jika masih banyak pengguna jalan tidak memastikan tekanan angin yang tepat pada mobil."

Kendaraan biasanya memiliki dua pengaturan tekanan angin, pengaturan tersebut akan bergantung kepada bobot, apakah bermuatan penuh atau ringan. Hal lain yang tidak kalah penting adalah memeriksa tekanan ban cadangan, dan pastikan kondisinya layak jika suatu saat harus digunakan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

Rahasia agar Motor Tetap Kinclong di Musim Hujan

Bagi bikers sejati, kebersihan motor merupakan bagian dari bukti kecintaannya terhadap partner-nya. Memamerkan motor dalam keadaan kinclong menjadi ritual tersendiri saat sekedar kumpul maupun sunmori bersama komunitas. Di musim hujan seperti sekarang ini, menjaga kebersihan motor menjadi tantangan tersendiri. Salah satu langkah yang bisa dilakukan pemilik motor adalah memberikan perlindungan maksimal.

Jody, detailer JDM Project, mengungkapkan salah satu perlindungan yang bisa diberikan adalah melapisi motor dengan menggunakan wax khusus. " Dengan menggunakan wax, permukaan cat motor akan lebih terlindungi. Karena kotoran seperti minyak jadi tidak langsung menempel. Perawatan akan lebih sempurna jika menggunakan sealant," ungkap Jody.

Wax yang beredar di pasaran modelnya cukup beragam. "Ada yang model pasta, ada yang model spray. Untuk penggunaan daily, model spray lebih praktis dibanding model pasta," sambung Jody.

Menurutnya, teknik mencuci menjadi salah satu langkah yang penting untuk mempersiapkan motor sebelum dilapisi wax. Yang pertama, memilih sabun cuci motor harus hati-hati. Hindari penggunaan sabun colek, karena sabun colek memiliki sifat keras."Gunakan sabun colek untuk menghilangkan sisa grease. Selain itu, lebih baik menggunakan sabun khusus motor, sabun cuci piring atau sampo untuk rambut, " ungkap Jody kepada Liputan6.com.

Teknik pengeringan juga tidak bisa sembarangan. Hindari penggunaan kulit sintetis untuk pengeringan body motor, sebaiknya kulit sintetis digunakan pada permukaan mesin. Karena kulit sintetis berpotensi menciptakan baret halus (swirl mark) pada permukaan cat. Untuk mengeringkan permukaan cat sebaiknya menggunakan lap microfiber.

Artikel Selanjutnya
7 Kebiasaan Dianggap Baik Ini Dapat Merusak Kesehatan
Artikel Selanjutnya
Ini Manuver Michelin untuk MotoGP San Marino