Sukses

Ternyata Ada Lima Keuntungan Menggunakan Jok Kulit Sintetis

Liputan6.com, Jakarta - Jok menjadi salah satu bagian interior yang patut diperhatikan. Apalagi mengingat bagian ini dapat menentukan rasa nyaman, baik oleh pengemudi maupun penumpang. Sebab, tampilan mobil yang sedap dipandang mata tak hanya dilihat dari eksteriornya saja, tetapi juga bagian interior.

Hal yang kerap dialami pemilik mobil tak lain ingin mengganti sarung jok. Entah karena rusak karena terkena noda atau robek, bahkan bosan.

Nah, bagi Anda yang ingin mengganti sarung jok dengan budget terbatas, ada baiknya mencari tahu bahan sarung jok apa yang digunakan.

Namun, beberapa tahun belakangan ini, sarung jok kulit imitasi atau sintetis menjadi ramai di pasaran.

Menurut Thjie Tjie Fie, Assistan Marketing Manager Accura (jok kulit sintetis Accura), kulit sintetis memiliki kelebihan dibandingkan bahan kulit asli. Soalnya, perawatan kulit sintetis low maintenance alias mudah perawatannya.

“Jika bahan kulit imitasi terkena air, cukup dilap, langsung beres. Kalau bahan kulit asli, itu kalau enggak buru-buru dilap bisa keras,” ungkap Thjie saat berbincang dengan Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Thjie menyatakan, untuk perawatan kulit sintetis cukup menggunakan body lotion. Setelah dipoles, maka langsung dilap kering.

Bahan kulit sintetis juga memiliki pilihan warna yang beragam dan bisa dikombinasi, termasuk tekstur yang sesuai dengan pilihan konsumen.

Pemasangan bahan kulit sintetis juga sangat mudah karena cukup lentur. Sementara bahan kulit lebih lama pemasangannya karena harus berhati-hati.

Selain itu, harga jok kulit imitasi saat ini lebih terjangkau dibanding kulit asli. Untuk bahan kulit asli bisa dibanderol mulai Rp 7 juta sampai Rp 20 juta. Sedangkan untuk kulit sintetis harganya rata-rata di bawah Rp 5 jutaan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

Cara Mudah Memilih Jok Kulit Sintetis Berkualitas

Jok atau tempat duduk pada mobil menjadi salah satu bagian yang tak luput dari perubahan. Kenyamanan menjadi salah satu alasan konsumen, karena bagian interior ini secara langsung bisa dirasakan oleh penumpang sepanjang perjalanan.

Dewasa ini berbagai bahan dasar jok dipasarkan di Indonesia. Salah satu yang paling nge-hits, yakni bahan jok dengan bahan kulit replika atau dikenal dengan sintetis. Maklum, harga bahan kulit sintetis tergolong lebih terjangkau.

Nah, meski murah, ada beberapa yang harus diperhatikan untuk mengetahui bahan kulit sintetis yang baik dan benar. Menurut Thjie Tjie Fie, Assistant Marketing Manager Accura (jok kulit sintetis Accura), untuk menentukan jok kulit sintetis berkualitas bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Pertama, kata dia, untuk mengecek jok kulit sintetis bisa dilihat dari scretch atau garis, yakni disentuh menggunakan kuku.

"Biasanya kalau yang murah diginiin (digesek pake kuku) ada garisnya atau surface-nya keluar. Sebaliknya, jika bahan itu bagus tidak terdapat garis. Apalagi digores pakai kunci," ucap Thjie saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa (5/9/2017).

Thjie Tjie juga mengungkapkan, ciri-ciri dari bahan kulit sintetis yang baik seharusnya memiliki permukaan sehalus dan semirip dengan kulit. Kendati begitu, bahan jok kulit sintetis juga memiliki berbagai corak salah satu yang banyak digemari, yaitu model kulit jeruk.

Kualitas kulit sintetis bisa juga dilakukan dengan cara ditarik untuk melihat kelenturannya. Model yang baik tidak cepat melar. Meski terlihat rongga-rongga, tapi tidak cepat menyerap air.

"Selain itu untuk model kulit bahan murah biasanya cepat luntur, karena kualitas bahannya," ujarnya.

Adapun untuk usia pemakaian normal, bahan kulit sintetis biasanya tak mudah luntur di tahun tiga dan keawetannya dapat digunakan hingga lima tahun.

Artikel Selanjutnya
Ramuan Masker Alami Pemutih Wajah
Artikel Selanjutnya
Resep Sampo Alami untuk Atasi Kerusakan Rambut