Sukses

Mahalnya Lahan Parkir di Inggris, Berapa?

Liputan6.com, London - Lahan parkir memang semakin sulit ditemukan. Sebab, pengelola tidak mampu menyediakan kantong parkir dalam jumlah banyak seiring dengan membeludaknya kendaraan.

Terlebih jika lahan parkir itu berlokasi di tempat strategis. Jika ada, harga sewa parkir akan sangat mahal. Setidaknya ada cara untuk mendapatkan lahan parkir di lokasi strategis, yaitu mengikuti lelang.

Setidaknya sepetak lahan parkir berukuran panjang 4,4 meter dan lebar 2,1 meter di sebuah tempat di St Ives, Cornwal, Inggris, akan dilelang dengan harga estimasi 40 ribu pound sterling atau sekitar Rp 699 juta. Demikian dilansir Independent, Selasa (10/10/2017).

Alasan lahan parkir ini dijual dengan cara lelang, yakni mengingat tempat tersebut diklaim sangat strategis dari sejumlah lokasi menarik, seperti pantai yang terkenal bagi para peselancar, galeri seni, restoran, dan pusat-pusat penting lainnya.

Adanya lahan parkir yang dijual dipercaya mampu menarik masyarakat lokal ataupun turis untuk mendapatkan lahan parkir pribadi.

Penilai pelelangan senior lelang tanah dan properti Clive Emson, Katie Semmens, mengatakan, lelang lahan parkir ini ada karena memang banyak permintaan.

"Kami telah mencatat permintaan tinggi untuk tempat parkir mobil dan garasi selama beberapa tahun terakhir. Tak terkecuali di tempat parkir mobil premium seperti di St Ives," ujarnya.

Kata Semmens, lahan parkir ini cukup menarik calon konsumen, mengingat popularitas resor, dengan sistem keamanan tinggi, serta lokasi yang tidak jauh dari pelabuhan indah.

"Kami mengharapkan adanya tawaran dari warga, termasuk pemilik rumah kedua dan mereka yang memiliki tempat berlibur untuk mencari parkir yang terjamin di kota," ujarnya.

Tempat parkir tersebut memiliki sisa sewa hingga 999 tahun sejak 1988, dan akan dilelang pada 3 November mendatang.

Ini bukan pertama kalinya tempat parkir di kota tersebut akan terjual dengan nilai tinggi di pelelangan.

Agustus lalu, sebuah tempat parkir di kota tersebut berhasil dijual dengan nilai 51.950 pound sterling atau kisaran Rp 908 juta. Lalu ada juga pada 2012, lima tempat di Barnoon Terrance terjual lebih dari 160.000 pound sterling atau hampir Rp 3 miliar.

Selain itu, ada juga tiga petak lahan parkir terjual dari hasil lelang, yaitu seharga 50.000 pound sterling atau Rp 874 juta, 55.000 pound sterling atau Rp 961 juta dan 56.000 pound sterling atau Rp 978 juta.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Ini Akibatnya Kalau Parkir di Depan Rumah Orang Tanpa Permisi

Tak sedikit pemilik mobil yang parkir mobil sembarang di depan rumah orang lain, termasuk tetangganya sendiri. Meski terlihat sepele, jika dilakukan berulang kali dan mengganggu akses sang pemilik rumah, tentu itu sangat menjengkelkan.

Hal ini pula yang terjadi pada seorang pria bernama Neil Junglas, asal Hunt Cross, Liverpool, Inggris. Dia merasa kesal, karena sebuah Skoda berkelir silver parkir tepat di depan rumahnya.

Sementara itu, sang pemilik mobil menurut Neil sedang berlibur. Demikian dilansir Liverpool Echo, Selasa (26/9/2017).

Neil mengatakan, mobil tersebut ada di depan rumahnya pada malam hari (Selasa pekan lalu). Dia mengetahui kala sedang mempersiapkan makan malam bersama sang anak.

Neil bercerita, dia mendengar sebuah mobil berhenti di depan rumahnya. Setelah ditengok, sopir perempuan mobil itu langsung masuk ke dalam taksi, disusul seorang pria membawa dua koper besar ikut masuk ke dalam taksi.

Tidak diketahui siapa pemilik mobil tersebut. Namun, yang jelas mereka langsung melaju ke arah bandara yang jaraknya hanya beberapa mil di selatan kota.

"Jelas mereka meninggalkan mobil mereka di sana dan pergi ke bandara naik taksi. Mereka hanya ingin parkir gratis. Berikutnya ada beberapa mobil juga, jadi tidak ada ruang bagi mobil lain untuk parkir di jalan," ungkap pria 36 tahun tersebut.

Neil mengeluh, dia juga tidak bisa lagi memarkir mobilnya sendiri di luar rumahnya karena terhalangi Skoda tersebut.

Oleh karena itu, Neil mencoba memberikan kejutan kepada pemilik mobil yang tidak dikenal itu saat kembali.

Dia membeli sejumlah gulungan plastik lalu membungkus seluruh bodi mobil. Kata Neil, sejak dibungkus, mobil tersebut langsung menyita perhatian banyak orang yang ingin meminta foto.

Menurut Neil, polisi Merseyside sempat datang untuk memeriksa mobil tersebut, tetapi mereka mengatakan tidak dapat melakukan tindakan apa pun karena mobil tersebut tidak diparkir secara ilegal.

Artikel Selanjutnya
Mengenal Service Charge Apartemen yang Wajib Dibayar Penghuni
Artikel Selanjutnya
Ingat, Parkir di Halaman Kantor Pelayanan Publik Garut Gratis