Sukses

Hindari Razia, Emak-Emak PNS Nekat Serempet Polisi

Liputan6.com, Jambi - Kejadian yang melibatkan emak-emak seakan tak ada habisnya. Kali ini emak-emak berstatus pegawai negeri sipil (PNS) versus anggota kepolisian. Apa yang terjadi?

Dalam video berdurasi 1 menit 23 detik, emak-emak pengendara Toyota Rush kelir hitam itu terlibat cekcok dengan petugas kepolisian. Penyebabnya, ia berusaha kabur dari razia kendaraan bermotor dan hampir menyerempet petugas.

"Ibu itu disetop, kami tuh razia, resmi," kata petugas.

Namun, emak-emak PNS itu terus berupaya memberikan perlawanan lewat argumennya. Ia sempat menutupi wajah dengan tangannya karena malu direkam oleh petugas.

Ia juga sempat menggertak petugas dengan mengaku memiliki kerabat petugas Samsat. Tentunya dengan harapan si petugas bisa melunak.

Akan tetapi, nyatanya, pak polisi tetap pada pendiriannya dan meminta si pengendara untuk menunjukkan SIM dan STNK. Karena tidak kooperatif, petugas memaksa mengambil kunci mobil tapi ia malah berteriak-teriak histeris hingga memancing perhatian masyarakat sekitar.

Akibat tak menaati hukum, mobil dan pengendara kini berada di Polresta Jambi untuk diproses.

 

1 dari 2 halaman

Dia yang Bayar Tol, Dia yang Apes

Kejadian tidak mengenakkan menimpa pengendara Toyota Agya di Gerbang Tol Otomatis (GTO) Tebet I, Jakarta Selatan. Usai membayar dan bersiap melanjutkan perjalanan, low cost green car (LCGC) kelir hitam itu malah tertimpa palang GTO gara-gara seorang penyusup.

Peristiwa yang terekam kamera dasbor ini terjadi pada 16 Maret 2016 petang. Dalam video berdurasi 58 detik tersebut awalnya normal-normal saja.

Sesaat mendekati mesin tap, datang Polisi Militer (PM) dengan motor besarnya dan berhenti persis di samping kiri mobil mungil itu. Dan peristiwa nahas itu pun terjadi di sini.

Setelah si pengemudi membayar di mesin tap dan palang terbuka, sejurus kemudian anggota PM yang menyusup itu langsung tancap gas. Apesnya, saat mobil baru mau jalan, palang tiba-tiba turun dan menimpa bagian depan mobil.

Hal ini bisa saja terjadi karena sensor gerak pada palang itu membaca jika kendaraan yang baru saja melakukan transaksi sudah melintas, makanya palang tersebut langsung menutup kembali.

Petugas keamanan yang berada di GTO pun langsung bergerak cepat dan membantu melepaskan mobil itu dari palang yang menimpanya. Setelah palang terbuka, mobil tersebut langsung melanjutkan perjalanan. Ada-ada saja ya....