Sukses

Virus Cari Aman sampai Jepang  

Liputan6.com, Suzuka - Astra Honda Motor (AHM) terus mengkampanyekan keselamatan berkendara melalui tagline #cari_aman. Kampanye ini bahkan sampai ke Jepang. 
 
Dalam rangkaian kompetisi The 18th Safety Japan Instructors Competition 2017 yang berlangsung di Suzuka Circuit Traffic Education Center (STEC), Jepang, pada Kamis ini spanduk #cari_aman ikut terpampang di area kompetisi.
 
Seluruh peserta kompetisi safery riding dari Indonesia pun juga menggunakan pin #cari_aman.
 
Tak hanya itu, saat memberi sambutan di awal acara General Manager Driving Safety Promotion Center Honda Motor Co Ltd Yoichi Harada juga menggunakan pin #cari_aman.
 
 
Deputy Head  of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibudin menjelaskan, Astra Honda Motor terus mengkampanyekan keselamatan berkendara untuk mengurangi tingkat kecelakaan.
 
"Cari aman sampai ke Jepang ini sebagai bukti bahwa kampanye dari Astra Honda Motor berlangsung secara masif," jelas dia di Suzuka, Jepang, Kamis (19/10/2017).
 
Kampanye Keselamatan memang terus dilakukan oleh Astra Honda Motor. Sebelumnya, 2.800 pengendara motor Honda juga telah menyelesaikan pelatihan keselamatan berkendara secara serentak di 28 kota besar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini memang rutin dilakukan oleh AHM bersama para dealer untuk meminimalkan kecelakaan.
 
 
 
1 dari 2 halaman

Instruktur Safety Riding Indonesia Unjuk Gigi di Jepang

Pada hari ini empat instruktur safety riding terbaik binaan Astra Honda Motor mengikuti kompetisi The 18th Safety Japan Instructors Competition 2017 yang akan berlangsung di Suzuka, Jepang.
 
keempat instruktur tersebut adalah Fendrik Alam Pribadi yang merupakan jawara pertama kelas sport AH-SRIC akan bertanding pada kelas 125cc, sementara itu jawara pertama pada kelas big bike AH-SRIC  Reza Novendri dari PT. CDN – Aceh akan turun pada kelas big bike 750 cc. 
 
Sedangkan Isa Giant Imandra dari Astra Motor Semarang yang merupakan jawara kedua pada kelas yang sama akan bertanding pada kelas 400cc bersama dengan Dimas Satria yang merupakan perwakilan main dealer Honda, PT Mitra Phinasthika Mulia sekaligus jawara kedua Safety Japan Instructor Competition dikelas 125cc tahun 2016.
 
GM Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan dengan ikutnya 4 wakil Indonesia di Jepang ini ketika kembali ke Tanah Air mereka dapat menjadi ujung tombak dalam menyebarkan virus safety riding di tengah masyarakat.
 
Kompetisi The 18th Safety Japang Instructors Competition pertama kali digelar pada tahun 1996. Tahun ini merupakan kali ke 10 duta safety riding Indonesia berpartisipasi di ajang kompetisi yang akan dihelat pada 19-20 Oktober 2017 di Suzuka Circuit Traffic Education Center, Jepang. 
 
Dalam ajang kompetisi safety riding internasional ini, peserta diuji pengetahuan dan keterampilan keselamatan berkendara dalam ujian teori dan praktik. Pada ujian teori, peserta kompetisi dituntut mampu memiliki pemahaman secara menyeluruh terkait ilmu pengetahuan, attitude serta teknik berkendara yang mengedepankan unsur keselamatan. 
 
Lalu pada uji praktik, peserta akan diuji kemampuannya melalui uji plank ridding, course slalom, dan braking.
Artikel Selanjutnya
Jepang Berencana Evakuasi Warganya di Korea Selatan, Ada Apa?
Artikel Selanjutnya
Cara Hemat Liburan ke Luar Negeri Bersama Keluarga