Sukses

Di Bengkel Ini, Motor Klasik Asal Jepang Terlahir Kembali

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini pencinta motor klasik di Jakarta atau daerah lainnya semakin banyak. Bahkan, para pencinta roda dua jaman dahulu (jadul) ini rela mencari motor klasik hingga ke pelosok Indonesia.

Namanya motor klasik, untuk bisa berfungsi layaknya motor baru, harus ada yang namanya restorasi. Namun, tidak semua bengkel yang bisa melakukan hal tersebut. Nah, salah satu bengkel yang mampu merestorasi motor antik ini, khususnya tunggangan merek Jepang dengan kapasitas mesin empat dan dua silinder, adalah Garage42.

Dijelaskan sang pemilik, Sebastian Matengker, bengkelnya ini memang fokus untuk merestorasi motor klasik, dengan empat atau dua silinder, merek Jepang.

 

"Begini, rata-rata konsumen yang datang memang sudah bawa bahan (motor yang hendak direstorasi) sendiri. Tapi, biasanya sambil diskusi, dan ada yang konsumen cari bisa kita cari," ujar Sebastian saat berbincang dengan Liputan6.com, di area Jakarta Custom Culture (JCC) 2017 akhir pekan lalu.

Bengkel yang beralamat di Perumahan Setu Indah, sebelah Mabes TNI Pintu Utama, Cilangkap, Jakarta Timur, ini, mengerjakan semua motor restorasi, mulai dari pengecatan, aksesori original, hingga mesin.

"Saat ini, memang cukup sulit untuk menemukan aksesori aslinya motor klasik. Biasanya, kita juga meminta pemilik motor ikut cari, agar cepat motor tersebut jadi," ujarnya.

Untuk restorasi motor klasik, Garage42 ini memang tidak ingin keluar dari pakem aslinya. Jadi, sebisa mungkin motor harus benar-benar mengikuti versi produksinya saat motor keluar dari pabrikan saat itu.

"Memang semua tergantung pemilik motor, tapi sebisa mungkin kita berikan saran agar tidak keluar dari pakem. Untuk pengerjaan juga tidak bisa diburu-buru, karena tergantung ketersedian aksesorinya," pungkasnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

1 dari 2 halaman

Vespa jadul

Selain motor Jepang klasik, juga banyak Vespa yang direstorasi oleh pemiliknya. Jadi, tidak heran saat ini masih banyak bengkel yang melayani restorasi (mengembalikan ke bentuk asli) Vespa dan Lambretta, dan salah satunya Lambro Workshop.

"Kalau kita memang spesialisnya skuter tua, seperti Vespa dan Lambretta atau skuter Eropa," ujar Leo Nurichson, Owner Lambro Workshop saat berbincang dengan Liputan6.com di bengkelnya.

Pria yang akrab disapa Coki ini mengatakan, untuk restorasi Vespa di bengkelnya ini meliputi bodi, aksesori, dan mesin.

"Biasanya, konsumen yang mau restorasi bicarakan konsep dahulu, yang penting sesuai dengan pakemnya. Urusan budget, bisa diakalin dengan part yang bakal dipakai nanti," ujar pria ramah ini.

Untuk merestorasi sebuah Vespa memang tidak bisa sembarangan dan harus cocok dengan unit atau bahan yang dibawa. Meskipun, semua itu balik lagi ke pemilik Vespa yang sekaligus pemilik biaya untuk melakukan restorasi.

"Sebenarnya cocok saja, misalkan Vespa tahun 1950-an menggunakan lampu tahun 1960 atau 1970-an. Tapi, biasanya saya memberikan saran, baik untuk ubahannya ataupun perlengkapan (aksesori) yang mau dipasang," tegasnya.

Artikel Selanjutnya
Sakit Hati, Mantan Tentara Touring Keliling Dunia
Artikel Selanjutnya
Top3: Empat Warna Suzuki Jimny dan XMax 250 Bikin Ketagihan