Sukses

Absen 13 Tahun, Balapan Trek Lurus Moge Kembali Digelar

Liputan6.com, Jakarta - Setelah absen 13 tahun, gelaran big bike drag race kembali digelar. Untuk seri pertama gelaran yang diberi nama Indonesia Big Bike Drag Race Championship (IBBDRC) ini, sudah sukses digelar di Lanud Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Sabtu-Minggu (28-29/10/2017).

Menurut Sahat Manalu, Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, acara ini cukup menarik. Terlebih, dengan antusiasme masyarakat terhadap dunia otomotif.

"Indonesia mungkin sangat jarang mendengar tentang drag race, walaupun di negara asalnya Amerika Serikat, Harley-Davidson terkenal di dunia drag race. Salah satunya tipe Street Rod, yang tipe terbarunya telah hadir di Indonesia pada Agustus lalu," jelas biker senior ini dalam siaran resmi yang diterima Liputan6.com, ditulis Selasa (31/10/2017).

Selama dua hari penyelenggaraan IBBDRC seri pertama ini, terbagi menjadi dua kegiatan. Sabtu, 28 Oktober 2017 diperuntukkan scrutineering, technical meeting, dan latihan. Sedangkan untuk Minggu, 29 Oktober 2017, yaitu balap dan pengumuman pemenang.

Terdapat 154 starter dengan 116 pembalap dari 23 tim yang melakukan registrasi di hari pertama, di antaranya TKM HDCI, MBC Karawang, Monochrome Performance, Termo HOG Jadoel, Bimo Custom Bikes, Patiunus, Evo Cycle Work, Sportster Indonesia/Garasi 19, FBL Racing Team, Street Junkie, Knight Biker MC, OldCrack Cycle, FOG, dan Sak Madyo.

Namun sayang, karena cuaca buruk, hanya sebanyak tiga kelas yang telah diselesaikan pada akhir acara IBBDRC seri pertama.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Kelas dan Pemenang

Seri pertama IBBDRC yang mengambil tema The Legend is Back, memiliki beberapa kelas drag, yaitu kelas Street sampai dengan 750 cc, kelas Sportster sampai dengan 1.200 cc, kelas Dyna dan Softail sampai dengan 1.550 cc Evolution & Twin Cam Engine, kelas Dyna dan Softail sampai dengan 1.900 cc Twin Cam engine, dan kelas Touring sampai dengan 1.550cc Evolution & Twin Cam Engine.

Selanjutnya, kelas Touring sampai dengan 1.900cc Twin Cam Engine, kelas FFA Harley-Davidson Street, Sportster, Dyna, Softail, Touring and Vrod, serta kelas FFA Umum untuk semua tipe dan dan merk kendaraan bermotor roda 2 minimum 600 cc ke atas.

Sedangkan untuk pemenang tiga kelas yang sudah dilombakan, antara lain:

H-D Street sampai dengan 750c c:

1. Dedy Tiyoso dari tim Street Junkie, nomor start 103, waktu tempuh 16.434 detik

2. Nobert Auryn dari tim Street Junkie, nomor start 033, waktu tempuh 16986 detik

3. Abdullah Zawawi dari tim Street Junkie, nomor start007, waktu tempuh 18.669 detik

4. Kusmaedi laksono dari tim Street Junkie, nomer start 006, waktu tempuh 19.695 detik

H-D Sportster sampai dengan 1.200 cc:

1. M Faizal Prasetya dari tim Evocycles Work, nomor start112, waktu tempuh 12.918 detik

2. Hari Triadji dari tim FBL Racing Team, nomor start046, waktu tempuh 12.946 detik

3. Alvin Bonne dari tim Patiunus, nomor start 088, waktu tempuh 13.106 detik

4. Julius Saputra dari Sportster Indonesia Garasi 19, nomor start 031, waktu tempuh 13.144 detik

5. Fuadi, nomor start 025, waktu tempuh 13.227 detik

H-D FXR Dyna & Softail sampai dengan 1.550 cc:

1. Ricky Suryotomo dari tim Monochrome, nomor start110, waktu tempuh 12.884 detik

2. Jusri Pulubuhu dari tim Bimo Custom Bikes, nomor start 123, waktu tempuh 12.858 detik

3. Dicky Karta dari tim Monochrome, nomor start 019, waktu tempuh 13.284 detik

4. Andika Ismono dari tim Monochrome, nomor start 055, waktu tempuh 13.306 detik

5. Bambang Ismuyono dari tim Patiunus, nomor start 089, waktu tempuh 13.450 detik

Untuk kelas yang belum diperlombakan akan dilakukan pada serie kedua yang rencananya akan dilaksanakan di Malang, pada Januari 2018 mendatang.

Artikel Selanjutnya
5 Fakta Menarik Jelang MotoGP San Marino Tanpa Rossi
Artikel Selanjutnya
Rossi Absen, Vinales Jadi Pembalap Tunggal di Misano