Sukses

Deretan Motor Trail di Bawah 250 Cc, Mana Paling Keren?

Liputan6.com, Jakarta - Untuk pasar motor trail di Tanah Air, kuda besi dengan kubikasi 150 cc dan 250 cc memang masih jadi primadona. Sebut saja Kawasaki KLX 150 yang masih mendominasi, KLX 250 sebagai pelengkap, dan pilihan model murah tapi tidak murahan, Viar Cross X 200ES dan Cross X 250ES.

Namun, bagi penggemar berpetualang di alam bebas menggunakan motor trail, apa saja sih pilihan motor jelajah dengan mesin 250 cc ke bawah yang beredar di Indonesia? Berikut ulasan lengkapnya:

1) Kawasaki KLX 150

Pilihan pertama, hadir dari 'geng hijau' tentunya, dengan Kawasaki KLX 150. Untuk model ini, tersedia varian 150BF SE yang menjadi generasi penerus KLX150L.

Motor ini memiliki pelek besar berukuran 21 inci untuk bagian depan, serta 18 inci untuk belakangnya. Tersemat pula suspensi depan upside-down.

Sektor mesin KLX ini mengandalkan mesin SOHC 144 cc, 2 katup, 4 tak, air-cooled, yang menghasilkan tenaga 11,8 Tk pada 8.000 rpm dan torsi 11,3 Nm pada 6.500 rpm. Mesin ini disandingkan dengan transmisi manual 5-percepatan.

Harganya, motor ini dibanderol Rp 34,4 juta dengan status on the road (OTR) Jabodetabek.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 3 halaman

Next

2) Kawasaki KLX 250

Selain Kawasaki KLX 150, pabrikan asal Jepang ini juga memiliki KLX 250. Motor ini didesain bagi pencinta adventure, dengan power akselarasi, balance, riding position yang nyaman, bobot kendaraan yang ringan dan body yang aerodinamis.

Dipersenjatai dengan mesin empat tak satu silinder DOHC berkapasitas 249 cc. Dengan unit tersebut, motor ini mampu menghembuskan daya hingga 24,1 Tk pada putaran 9.000 rpm, dengan torsi maksimum sebesar 21 Nm pada putaran 7.000 rpm.

Untuk harganya, Kawasaki KLX 250 ini dibanderol Rp 63 juta on the road (OTR) Jabodetabek.

3) Viar Cross

Sebagai pilihan alternatif motor trail berbanderol murah, Viar resmi melepas dua motornya, yaitu Viar Cross X200ES dan Cross X250ES. Spesifikasi Viar Cross X200ES ini sudah lumayan mumpuni, seperti suspensi depan model upside down dan monoshock unitrack system di belakang. Sistem pengereman depan dan belakang pun sudah cakram. Sementara roda depan menggunakan ukuran 80/100-21 dan belakang 100/100-18.

Motor berbanderol Rp 28,5 Juta on the road Jakarta ini diperkuat mesin 4 tak SOHC 200 cc berpendingin udara yang dikawinkan dengan transmisi manual lima percepatan. Jantung mekanis tersebut sanggup menyemburkan tenaga 17,4 Tk pada 8.500 rpm dengan torsi puncak 15 Nm pada 7.000 rpm.

Sedangkan untuk Viar Cross X250ES dipersenjatai dengan mesin 4 tak silinder tunggal, berkapasitas 250 cc, berkekuatan 25,4 Tk pada putaran 9.000 rpm.

Model ini dibanderol Rp 34,63 juta off the road . Harga ini jauh lebih terjangkau dibanding dengan motor sejenis keluaran pabrikan Jepang apalagi Austria.

2 dari 3 halaman

Next

4) Yamaha WR250

Tidak mau kalah dengan Kawasaki, Yamaha resmi menghadirkan WR250 sebagai pilihan pecinta motor trail di Tanah Air. Motor ini diklaim sebagai motor terkuat 250 cc yang pernah dibuat pabrikan berlambang garpu tala ini.

Untuk suspensinya, sasisnya diklaim super responsif, rangka utamanya terbuat dari aluminium yang ringan dan kuat, swingarm lincah, roda depan 21 inci dan roda belakang 18 inci, serta rem cakramnya wave-type.

Yamaha WR250R dipersenjatai mesin DOHC satu silinder, 4 tak, dengan tenaga hingga 30,7 Tk pada 10.000 rpm dan torsi maksimum 23,7 Nm pada 8.000 rpm.

Bagi pecinta motor trail yang berniat untuk membawa pulang WR250 ini, siapkan dana hingga Rp 97 juta (on the road  Jakarta).

5) Honda CRF150

Untuk pilihan terakhir, yaitu Honda CRF150 memang belum resmi diluncurkan. PT Astra Honda Motor (AHM) baru akan meluncurkan motor trail penantang langsung Kawasaki KLX150 tersebut pekan ini.

Belum diketahui spesifikasi dan harganya, namun dilansir Powersports.Honda, CRF di kelas 150 cc menggunakan mesin yang sama seperti New Megapro. Varian ini sendiri memiliki dua tipe, yaitu CRF150F dan CRF150R.

Untuk Honda CRF150F dipersenjatai dengan mesin SOHC berkapasitas 149 cc two valve, empat stroke, dengan satu silinder. Mesin ini memiliki bore dan stroke 57,3mm x 57,8 mm, 24mm piston-valve carburator.

Sedangkan untuk versi CRF150R, memiliki kubikasi sama 149cc, namun dengan mesin yang lebih canggih.

harganya, pihak pabrikan berlambang sayap mengepak ini sudah memberikan bocoran, yaitu antara Rp 30 sampai Rp 35 juta.

Artikel Selanjutnya
Galak Mana, Honda CB150R ExMotion atau CB150R StreetFire?
Artikel Selanjutnya
Deretan Supermoto Terbaik di Dunia Saat Ini (Bagian 2)