Sukses

8 Kereta Kencana dalam Prosesi Pernikahan Kahiyang-Bobby

Liputan6.com, Jakarta Kereta kencana yang membawa Kahiyang Ayu tiba di Gedung Graha Saba, Solo, yang merupakan tempat berlangsungnya akad nikah dengan Bobby Nasution.

Pernikahan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, dengan Bobby Nasution, diawali prosesi kirab kereta kencana menuju lokasi pernikahan. Masing-masing calon pengantin menggunakan empat kereta kencana. Sejumlah ruas jalan yang dilalui ditutup sementara. Kereta kencana yang mengantarkan Kahiyang-Bobby ke lokasi pernikahan dikawal Polwan dan TNI.

Untuk calon mempelai pria, Bobby Nasution, rute kirab kereta kencana dimulai dari Hotel Alila menuju lokasi pernikahan di Gedung Graha Saba Buana, Solo. Iringan empat kereta kencana akan melintasi Jalan Slamet Riyadi dan persimpangan RS Panti Waluyo.

Selama iringan kereta berjalan, arus lalu lintas dari arah barat ditutup dan dialihkan ke Jalan dr Soeharso. Selanjutnya iringan kereta melintasi Jalan Ahmad Yani melewati Bundaran Patung Wisnu Mahanan menuju Gedung Graha Saba Buana. Arus kendaraan dari Jalan Adi Soecipto menuju perempatan Manahan ditutup sementara.

Sedangkan rute kirab empat kereta kencana yang membawa calon mempelai perempuan Kahiyang Ayu dan keluarga, bertolak dari kediaman pribadi Presiden Jokowi langsung menuju Graha Saba Buana, yang berjarak hanya 300 meter.

Prosesi kirab kereta kencana dikawal ratusan polisi wanita dan prajurit wanita TNI. Mereka mengenakan busana adat dan menjadi pagar pagar betis di sepanjang jalan, baik yang dilalui calon mempelai wanita maupun calon mempelai pria. (Nila Chrisna Yulika)

1 dari 3 halaman

Agustin dan Srikandi, Nama Kuda Betina untuk Kereta Kahiyang

Kuda betina yang akan menarik kereta kencana yang akan dikemudikan untuk mempelai perempuan Kahiyang Ayu, dengan ditarik dua ekor kuda betina, namanya Agustin dan Srikandi. Demikian kata kusir kereta kencana mempelai perempuan Kahiyang Ayu, di Solo, Senin.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan mencarikan kuda kereta kencana yang jinak dan tidak nakal untuk dipersiapkan pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu, dengan calonnya Muhammad Bobby Afif Nasution, di Graha Saba Buwana Sumber, Solo, 8 November 2017.

"Bapak Jokowi tidak minta kuda yang istimewa, tetapi sederhana saja, yang penting jinak dan tidak rewel," kata Mujiono, warga Jajar Laweyang Solo.

Menurut Mujiono, sesuai pesanan ada delapan kereta kencana dengan ditarik sebanyak 16 ekor kuda. Setiap kereta kencana akan ditarik dua ekor kuda rata-rata usianya antara lima hingga enam tahun.

"Saya bangga dipercaya pak Presiden Jokowi. Saya mendapat pesanan Beliau sejak menjabat sebagai Wali Kota Surakarta, Kemudian Gubernur DKI Jakarta, dan sekarang Presiden RI," kata Mujiono, usai melakukan gladi bersih di Graha Saba Buwana Solo.

Menurut dia, setiap Pak Jokowi mempunyai hajatan selalu memanggil dirinya meminta mencarikan kuda untuk kereta kencana.

"Hal ini, terus terang saja sebuah anugerah bagi saya," kata Mujiono.

2 dari 3 halaman

Kereta Kencana Diperiksa Pihak Keamanan

Menurut dia, kuda bersama perlengkapannya sudah disiapkan sejak seminggu yang lalu.

"Saya nanti menjadi kusir kereta kencana yang ditumpangi Mbak Kahiyang Ayu," kata Mujiono.

Menurut dia, kereta kencana sebelum dinaiki sudah diperiksa terlebih dahulu oleh aparat keamanan, termasuk soal kesehatan kusirnya. Kuda ini memang khusus untuk menarik kereta kencana, sehingga tidak terlalu nakal.

Mujiono mengaku diminta datang pada acara ijab kabul di rumah kediaman Presiden, pada Rabu (8/11), sekitar pukul 05.00 WIB. Mempelai perempuan sebelum mengikuti acara ijab dikirab terlebih dahulu dari rumah menuju Jalan Letjen Suprapto ke selatan ke Jalan Mangun Sakoro ke kiri memutar ke gedung pertemuan baru masuk ke Graha Saba.

"Kereta kencana pada acara resepsi malam hari juga digunakan membawa mempelai menuju Graha Saba Buwana," katanya.

Pada acara gladi bersih empat kereta kencana yang akan ditumpangi keluarga, Kahiyang Ayu di Graha Saba Buwana, juga dihadiri langsung Presiden Jokowi. Presiden berdiri di pinggir Jalan Letjen Suprapto Sumber atau tidak jauh dari gedung acara resepsi. (Bambang Dwi Marwoto/AntaraNews)