Sukses

Keren, Teknologi Iron Man untuk Karyawan Pabrik Mobil

Liputan6.com, Jakarta Teknologi Exoskeletal dipercaya dapat memperkuat penggunanya dan memberikan kekuatan yang melebihi manusia seperti di film superhero Iron Man. Teknologi tersebut tidak hanya digunakan untuk membasmi kejahatan seperti di film. Karena saat ini Ford menyematkan karyawan di pabrik dengan rompi exoskeletal yang disebut EksoVest.

Tentu teknologi tersebut bukan untuk terbang dan melawan kejahatan layaknya Iron Man. Peruntukannya adalah mengurangi risiko dan kelelahan pada pekerjanya. Bagaimana cara bekerjanya? Rompi exoskeletal ini akan memberikan dukungan pada bagian lengan saat melakukan pekerjaan berat, terutama mengangkat benda dengan ketinggian di atas kepalanya.

Kekuatan yang diberikan oleh rompi exoskeletal ini bisa diatur. Ford mengklaim tenaga angkat yang bisa diberikan mencapai 6,8 kg per lengan. Rompi ini memiliki bobot yang relatif ringan dan nyaman untuk digunakan.

 

1 dari 3 halaman

Sisi Positif

Dilansir Carscoops, karyawan yang sudah mencobanya merasakan hasil yang positif setelah menggunakan EksoVest.

Paul Collins, salah satu karyawan yang menggunakan EksoVest, mengungkapkan, "Pekerjaan saya banyak mengangkat benda yang cukup berat, jadi saat pulang kerja, leher maupun bahu terasa sakit. Sejak saya menggunakan rompi tersebut, saya tidak merasa selelah sebelumnya. Saya juga punya energi lebih untuk bermain dengan cucu sesampainya di rumah."

Mungkin terdengar berlebihan jika menggunakan rompi exoskeletal untuk melakukan pekerjaan ringan. Namun, Ford mengungkapkan karyawan yang bekerja di perakitan dapat mengangkat tangannya hingga 4.600 kali, dan satu juga kali per tahun. Ini dapat menjadi beban bagi karyawan, dan ini alasan utama Ford mengadopsi rompi exoskeletal di dua pabrik perakitan miliknya di Amerika Serikat.

2 dari 3 halaman

Keren, Ford Ciptakan Rem Tangan Elektrik untuk Drifting

Ford Performance memperkenalkan all new Drift Stick, sebuah rem tangan elektrik yang terinspirasi oleh reli. Drift Stick didesain dan dikembangkan khusus untuk Focus RS, dan sudah diuji oleh Ken Block.

Diberitakan Carscoops, Drift Stick diciptakan oleh tim yang bertanggung jawab untuk pengembangan mode drift pada Focus RS. Drift Stick dideskripsikan sebagai tuas aluminium yang berada di antara bangku pengemudi dan transmisi manual.

Fungsinya adalah membebaskan kopling penggerak belakang dan memberikan tekanan hidraulis untuk mengunci roda belakang.

"Para insinyur di Ford Performance juga pencinta otomotif," ungkap Dave Perica, Global Director Ford Performance.

Disebutkan, banyak karyawan dilibatkan untuk berpikir outside the box, hingga akhirnya project 'Wicked Stick' terlahir dari sini.

"Insinyur kami belajar banyak dari pengembangan untuk diterapkan di produk Ford Performance di masa depan. Dan bagian terbaiknya adalah semangat inovatif saat bergabung kembali dengan tim insinyur utama," ia menambahkan.

Artikel Selanjutnya
Susul Apple, Samsung Siap Uji Mobil Nirawak, Kapan Meluncur?
Artikel Selanjutnya
Bukan Facebook dan Apple, Ini 5 Perusahaan Teknologi Tercerdas