Sukses

Mengulik Kuda Besi Pengantar Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2017

Liputan6.com, Jakarta - Meskipun hanya meraih podium ketiga di seri pamungkas MotoGP 2017, tidak jadi halangan untuk menasbihkan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, sebagai yang terbaik di ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

Marquez hanya finish di belakang rekan setimnya, Dani Pedrosa dan pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco. Pembalap berjuluk Baby Alien ini berhasil mengasapi pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, untuk menggondol gelar juara dunia keenam, atau keempat di level tertinggi MotoGP.

Raihan juara dunia pembalap berpaspor Spanyol tersebut tidak terlepas dari penampilan konsisten pembalap berusia 24 tahun ini. Selain itu, performa tunggangannya, yaitu Honda RC213V, juga impresif.

Walaupun sempat bermasalah di mesin, performa motor dari pabrikan berlambang sayap mengepak ini tetap memukau, dan mampu mengantarkan Marc Marquez menjadi juara dunia MotoGP 2017.

Untuk diketahui, Honda RC213V milik Marc Marquez dan Dani Pedrosa tahun ini memang tidak banyak ubahan, baik dari mesin dan sasis.

Melansir situs resmi HRC, Honda RC213V milik Marq Marquez ini masih melanjutkan konsep yang dikembangkan sejak pertama kali diperkenalkan pada 2012 silam.

Untuk dimensinya, Honda RC213V memiliki panjang 2.052 mm, lebar 645 mm, dan tinggi 1.110 mm. Motor ini memiliki bobot lebih dari 160 kg.

Untuk jantung penggeraknya, Honda RC213V ini dipersenjatai dengan mesin V-4 DOHC, berpendingin cairan, empat tak, dengan kapasitas 1.000 cc. Untuk tenaganya, motor ini mampu mengembuskan daya hingga 242 Tk.

1 dari 2 halaman

Sasis

Musim ini, sasis Honda RC213V hanya dilakukan modifikasi di bagian keseimbangan, yaitu rigidity balance. Sasis twin-spar alumunium, merupakan sasis yang sangat ringan, dan memberikan kekakuan dan kekuatan.

Selain itu, desain sasis ini sangat fleksibel untuk menambah daya cengkram.

Sedangkan untuk bodinya, motor ini menggunakan bahan fiberkarbon yang terkenal ringan, dan sangat kuat. Fairing-nya telah dimodifkasi untuk mencapai kestabilan dan performa yang maksimal, baik saat di tikungan maupun trek lurus.

Selamat!

Artikel Selanjutnya
MotoGP: Dovizioso Sebut Marquez Pembalap Spesial
Artikel Selanjutnya
5 Fakta Menarik Jelang MotoGP San Marino Tanpa Rossi