Sukses

10 Tahun Berlalu, Daihatsu Kelamaan Rombak Terios?

Liputan6.com, Jakarta PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku agen tunggal pemegang merek Daihatsu akhirnya secara resmi meluncurkan all new Terios di Indonesia. Rombakan yang terjadi pada generasi kedua ini tak hanya eksterior dan interior, tetapi termasuk tambahan fitur serta teknologi.

Meski demikian, pertanyaan mencuat mengapa Daihatsu sangat lambat merubah Terios yang telah hadir di Indonesia 10 tahun lalu atau sekitar 2007 silam.

Menanggapi hal tersebut Direktur Marketing PT ADM, Amelia Tjandra angkat bicara. Kata dia, alasan Daihatsu baru merombak Terios terbaru karena masing-masing brand otomotif memiliki strategi berbeda-beda.

"Pada dasarnya Daihatsu ingin melakukan perombakan setiap saat, tetapi kalau konsumen seperti berdasarkan survei masih menyukai produk kami (model Terios lama). Kami tidak ingin cepat-cepat merubah, jadi apa yang Daihatsu lakukan mengacu pada kebutuhan konsumen," ungkap Amel saat peluncurannya di Kempinski Ballroom, Thamrin, Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Lebih lanjut Amel menyatakan, untuk menghadirkan setelah 10 tahun hadir di Indonesia,  hal itu dikarena Daihatsu lihat tren terbaru. Dan itu berdasarkan survei yang dilakukan internal Daihatsu.

"Mereka sudah menyukai yang tanpa konde, akhirnya yang baru ini kami keluarkan sesuai kebutuhan konsumen," jelasnya.

Dengan menghilangkan bagian konde atau ban serep, maka panjang all new Terios bertambah 17 cm dari model yang lama yaitu menjadi 4.435 mm namun lebih ramping menjadi 1.696 mm, dan tinggi 1.705 mm.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

Berawal dari Daihatsu Taruna

Sementara Research & Development (R&D) Executive Officer PT ADM, Pradipto Sugondo mengklaim desain baru Terios  merupakan wujud SUV modern yang memperhatikan kenyamanan penumpang.

"Sejak meluncurkan Taruna, saat itu Daihatsu adalah pelopor seven seaters SUV di Indonesia. Di mana saat itu SUV kebanyakan 5 seaters, kami sudah yakin SUV itu ke depannya akan 7 penumpang sepeti kita lihat dan itu lahir 18 tahun lalu," Pradipto.

Pradipto menyatakan, Terios terbaru mengusung konsep yang sama dengan model sebelumnya memberikan ruang optimum. Sedangkan ban serep dipindahkan ke bagian bawah bagasi agar mampu menampung penumpang dan barang. 

"Jadi SUV di Indonesia itu selain karakter SUV high ground clearance, kemudian 4 wheel drive, tapi juga memikirkan utilitas penumpang dan barang. Kombinasi itu yang menghasilkan konsep SUV sport modern 7 penumpang di Indonesia," tutur.

Artikel Selanjutnya
Daihatsu Sulap 20 Mobil Jadi Baru
Artikel Selanjutnya
Mobil Pilihan Budi Waseso, Seperti Apa?