Sukses

Top3 Berita Hari Ini: Transmisi Matik dan Lawan Daihatsu Terios

Liputan6.com, Jakarta Bukan perkara kecil mengemudikan mobil bertransmisi otomatis. Apalagi yang baru pindah dari transmisi manual, jangan anggap remeh karena akibat fatalnya sudah banyak. Artikel itu masih terpopuler dan berikut ringkasan berita lainnya:

1. Perhatikan Ini kalau Nyetir Mobil Matik

Tak dapat dipungkiri mobil dengan transmisi matik jumlahnya sangat banyak di perkotaan. Mobil matik dianggap tidak membuat cepat letih, khususnya bagian kaki kiri karena tak perlu menginjak pedal kopling secara terus menerus.

Namun yang terjadi di lapangan, ternyata masih banyak pengemudi mobil yang tak paham cara saat mengoperasikan kendaraan dengan transmisi matik. Selengkapnya baca di sini.

2. Adu Ganteng Daihatsu Terios R Lawan Mitsubishi Xpander Ultimate

Setelah pertama kali diperkenalkan pada tahun akhir tahun 2006 silam, Daihatsu akhirnya memperkenalkan generasi kedua dari Daihatsu Terios. Perubahan yang dilakukan Daihatsu terhadap Terios meliputi semua bagian, nyaris tidak terlihat sisa desain Terios generasi awal. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah hilangnya konde pada buritan.

Ini membuat tampilan LSUV menjadi seperti MPV. Selain itu, hilangnya konde menambah ruang baris ketiga, sehingga sanggup diisi tujuh penumpang dengan memadai. Selengkapnya baca di sini.

3. Terciduk, Ini Tingkah Laku Pengendara Saat Kena Razia

Sesuai jadwal, operasi zebra kini sedang digelar mulai dari tanggal 1 November. Jadi, kamu pasti sering melihat razia di jalan raya, kan? Yang mungkin berdampak sama kemacetan kecil di tempat-tempat tersebut.

Sudah bukan rahasia lagi kalau pengendara bermotor suka malas diberhentikan polisi buat dirazia. Entah karena surat-suratnya tidak lengkap atau karena malas harus buang-buang waktu diperiksa dan memilih untuk melakukan beberapa hal ini biar lolos dari razia. Selengkapnya baca di sini.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

1 dari 2 halaman

Perhatikan Ini kalau Nyetir Mobil Matik

Tak dapat dipungkiri mobil dengan transmisi matik jumlahnya sangat banyak di perkotaan. Mobil matik dianggap tidak membuat cepat letih, khususnya bagian kaki kiri karena tak perlu menginjak pedal kopling secara terus menerus.

Namun yang terjadi di lapangan, ternyata masih banyak pengemudi mobil yang tak paham cara saat mengoperasikan kendaraan dengan transmisi matik.

Ya, karena mobil matik hanya ada dua pedal, yaitu gas dan rem, tak jarang ada saja pengemudi, khususnya yang terbiasa mengendarai transmisi manual, pada bagian pedal gas diinjak dengan kaki kanan, sedangkan pedal rem ikut ditekan dengan kaki kiri.

Dengan menginjak pedal rem dan gas pada saat bersamaan, dikhawatirkan dapat merusak bagian transmisi. Sebab, bagian kopling di dalam mesin terus berputar karena mendapatkan tekanan dari pedal gas, tetapi secara bersamaan daya geraknya tertahan karena menginjak pedal rem.

Karena itu, dikutip NTMC Polri, Sabtu (25/11/2017), cara tersebut harus dihentikan, karena bisa menimbulkan missed feeling dan berbahaya.

Nah, jika melakukan hal tersebut, dikhawatirkan saat menggunakan mobil matik, maka mobil berhenti secara mendadak, sehingga membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Sekadar informasi, kadar feeling antara kaki kanan dan kiri saat melakukan pengereman sangat berbeda. Karena itu, operasikan pedal gas dan pedal rem secara bergantian dengan hanya menggunakan satu kaki saat mengemudikan mobil transmisi matik.

Artikel Selanjutnya
Kia Picanto Versi Garang Meluncur Pekan Depan
Artikel Selanjutnya
Daihatsu Sulap 20 Mobil Jadi Baru