Sukses

Inilah Calon Mobil Terbaik Versi Eropa 2018, Siapa Juaranya?

Liputan6.com, London - Setelah menobatkan Peugeot 3008 sebagai mobil terbaik versi Eropa tahun ini, kini gelaran European Car of the Year (ECOTY) siap kembali memilih mobil terbaik di Benua Biru untuk tahun depan.

Melansir Carscoops, ditulis Selasa (28/11/2017), nominasi untuk gelaran ini sudah resmi dipilih.

Para finalis ECOTY 2018 dipilih dengan mampu menyisihkan 37 mobil baru yang diluncurkan tahun ini, atau tersedia di akhir 2017, di lima atau lebih pasar Eropa. Para calon mobil terbaik se-Eropa ini juga telah lolos pengetesan.

Untuk para nominasinya sendiri, antara lain Alfa Romeo Stelvio, Audi A8, BMW 5-Series, Citroen C3 Aircross, Kia Stinger, Seat Ibiza, dan Volvo XC40.

Selanjutnya, finalis ini bakal masuk proses penjurian, dan bakal dipilih oleh 60 anggota dewan juri, dari 23 negara dalam beberapa bulan mendatang.

Seperti biasanya, pengumuman pemenang mobil terbaik Eropa ini bakal dilakukan di gelaran Geneva Motor Show 2018, pada 5 Maret 2018.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

1 dari 2 halaman

Diragukan

Mobil terbaik 2017 versi Eropa akhirnya diumumkan di Geneva, Swiss. Dia adalah Peugeot 3008. Mobil ini disebut menjadi Sport Utility Vehcile (SUV) pertama yang menjadi raja di ajang bergensi di Europe’s Car of the Year 2017.

Kemenangan Peugeot 3008 ini menjadi kado manis di awal 2017. Pasalnya, sebelum diumumkannya menjadi mobil terbaik, Peugeot yang tergabung dalam PSA Group juga diketahui baru mengakuisisi merek Opel dari tangan General Motors.

Tak hanya itu, Peugeot 3008 juga sempat dipandang sebelah mata, karena terlahir di masa gejolak kerisis keuangan. Bahkan PSA Group sempat dipertanyakan eksistensinya oleh beberapa analis keuangan.

Namun demikian, dilansir The Iris Times, Rabu (8/3/2017), dalam penghargaan ini Peugeot 3008, mengalahkan beberapa pesaingnya seperti Alfa Romeo Giulia, Mercedes-Benz E-Class, Volvo S90,Citroen C3, Toyota C-HR, dan Nissan Micra.

Penialain mobil terbaik dari yang terbaik ini tidak sembarangan. Sebab, para juri merupakan 58 jurnalis otomotif berbeda yang berasal dari 22 negara berbeda.

Untuk memberikan penilaian, masing-masing juri mendapatkan hak 25 poin, untuk memberikan penilaian maskimal 10 poin untuk setiap mobil yang dianggap paling baik.

Tentunya pertimbangan memilih mobil ini dilihat dari beberapa aspek, mulai dari desain, inovasi, kelengkapan fitur, hingga harga. Selain itu, serangkaian pengujian laiak jalan juga telah dilakukan oleh para juri.

Artikel Selanjutnya
Duel Juara One Championship, Geje Minta Dukungan Publik Indonesia
Artikel Selanjutnya
5 Liga Eropa dengan Peringkat Terbaik Satu Dekade Terakhir